Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
26 Nov 2017
“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.” (Mazmur 95:6)
Siapakah di antara kita yang bercita-cita atau berkeinginan hidupnya dicela? Diejek? Difitnah? Saya yakin, tidak ada (!) Namun, sebaliknya siapakah yang ingin mendapat pujian? Sanjungan? Penghormatan? Pada bagian ini, Saya yakin semua menginginkannya. Terlepas dari status sosial, ras, suku, bangsa dan negara, bahkan yang beragama pun menginginkan adanya penghargaan (sikap menghargai) dan penghormatan (sikap menghormati) bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain. 
Dalam Mazmur 95 ini memperlihatkan kepada kita tentang Ibadah – penyembahan kepada Allah. Ibadah – merupakan pengakuan penuh sukacita akan keagungan Allah dan karya keselamatan yang dikerjakan-Nya bagi umat-Nya. Di dalam ibadah, umat menyembah penuh taqwa akan hadirat-Nya. Ibadah – menjadi tindakan Allah yang memanggil dan mempersekutukan umat untuk mendengarkan suara Allah dan sekaligus mendengar jeritan umat-Nya. Kata “Masuklah,” dan “Marilah,” – merupakan ajakan kepada umat Israel untuk datang menyembah, sujud dan bahkan berlutut dihadapan Allah. Sikap Sujud, Menyembah dan Berlutut – menunjukkan kesiapan diri sekaligus penghormatan akan hadirat Allah. Ketiga sikap itu – merupakan bagian penting dalam panggilan ibadah. Ketundukkan kepada Allah berarti penyerahan diri, keadaan yang tidak layak, lemah, dan membutuhkan pertolongan Allah. Mengapa demikian? Karena Ia Allah, yang menjadikan kita (ay. 6). 
Mari sejenak kita mengingat tentang perumpamaan Yesus tentang dua orang yang yang pergi ke Bait Allah untuk berdoa, yang seorang adalah Farisi dan yang lain adalah pemungut cukai (Baca Lukas 18:9-14). Siapakah diantara mereka, orang Farisi dan pemungut cukai yang dilayakkan Yesus? Ia adalah pemungut cukai, ia mengakui akan keberdosaannya, ketidaklayakannya, kelemahannya dihadapan Yesus. Hatinya remuk, hancur dan tiada berdaya datang dengan membawa ketidaklayakannya itu menghampiri takhta Allah dan dengan kesungguhan memohon pertolongan Allah, katanya, “Ya Allah, kasihanilah aku orang yang berdosa ini,” (ay. 13). Kini, di dalam ibadah-ibadah Kristen kita pasti mengalami berbagai hal sikap dalam beribadah, ada sikap duduk, berdiri, respon dengan bernyanyi, berdoa, mengucapkan pengakuan, dll. Seluruhnya itu harus terikat dalam bingkai penyerahan dan kepasrahan diri kepada Allah, bukan karena kelayakan, kelebihan dan kesanggupan kita; melainkan karena ketidakberdayaan kita yang mendorong kita untuk senantiasa tergantung dan memohon terus-menerus kasih dan pertolongan Allah kepada kita. Sikap hati yang sujud, menyembah dan berlutut kepada Allah adalah respon kita di dalam ibadah-ibadah kita. Bagaimanakah sikap kita dalam ibadah selama ini? Apakah itu melapangkan atau bahkan mempersempit kita bertemu dengan Allah?
DOA : Ya Allah, Sumber Segala Kehidupan, karuniakanlah kami hati yang bijaksana dan roh kesetiaan dalam mengikut Dikau sampai selama-lamanya. Amin.

Kata – Kata Bijak : 
“Allah mendengarkan kesungguhan hati yang memohon pertolongan-Nya.”
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Tidak Ada Pendeta Yang Ulang Tahun Pada Periode Bulan Ini Atau Bulan Depan!
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
27 Nov 2017
“Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.” (1 Samuel 2:2) 
26 Nov 2017
“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.” (Mazmur 95:6)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2017 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.