Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
17 Okt 2016
Dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia. (Mikha 5:4).
Apakah yang paling dibutuhkan dalam suasana perang, selain kedamaian, perdamaian, perjanjian damai? Setiap orang mendambakannya. Tetapi, jika kedua pihak yang bertikai menghendaki perdamaian, tidak berarti akan tercipta kedamaian. Sebab, orang masih akan berdebat tentang apa itu kedamaian, apa standar dan bagaimana mengukurnya. Pihak pertama dapat memberikan syarat-syarat supaya perdamaian terjadi, yang menurut pihak kedua tidak dapat diterima. Karena itu, damai tercipta bukan karena adanya niat saja, melainkan karena kesepahaman tentang apa yang dimaksud dengan perdamaian.
    Seruan Mikha tentang kedamaian didasarkan pada pengharapan akan kedatangan Mesias. Dia menubuatkan kedatangan Mesias di Betlehem, Efrata. Kota kecil itu telah menjadi pusat perhatian Mikha dalam pelayanannya. Disanalah Mesias, yang disebut akan memerintah Israel, akan datang. Di tengah-tengah suasana perang, ketakutan terhadap Asyur, Mikha menubuatkan kehadiran damai sejahtera. Apakah bagi Mikha damai sejahtera itu suatu kondisi? Tidak. Bagi Mikha, damai sejahtera itu adalah Seorang Pribadi, yaitu Mesias. Mesiaslah damai sejahtera. Artinya, tidak ada damai sejahtera tanpa kehadiran pribadi tersebut, yakni Mesias. Tetapi, kedamaian itu bersifat “menjadi”. Mengapa? Karena Mesias itu “menjadi” damai sejahtera. Apa artinya? Mesias adalah damai sejahtera karena Dia hadir dan mengerjakannya. Kristus yang menjadi penggenapan Mesias mengerjakan damai sejahtera sehingga Dia sendiri adalah damai sejahtera. Damai sejahtera “menjadi” karena Kristus mengusahakannya. Oleh kematian Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah (Rm. 5:10).
Lalu apa kaitannya dengan Asyur dan tujuh gembala serta delapan pemimpin? Saat itu, Asyur hendak menyerang Israel. Asyur sangat kejam. Dia adalah simbol dari musuh-musuh umat Allah. Karena itu, Kristus menjadi damai sejahtera dengan melawan Asyur. Musuh itu dapat kita kalahkan dengan mengandalkan Kristus. Dengan menerima pendamaian Kristus, kita melawan musuh dengan menjadi gembala dan pemimpin. Gembala dan pemimpin yang setia dan luar biasa (simbol 7 dan 8). Dengan menjadi gembala dan pemimpin di zaman ini kita membuat damai Kristus “menjadi” dan “terjadi”. Kita diutus untuk menciptakan damai Kristus dengan memengaruhi dunia sekitar kita dengan pengampunan, anugerah, kesabaran, pengorbanan dan penerimaan. Kristus sudah mengajarkannya pada kita, melalui hidupnya, saat Dia mengerjakan damai sejahtera.
DOA:     Ya Bapa, kuatkan kami untuk menjadi gembala dan pemimpin perdamaian di tengah-tengah dunia ini. Amin.

Kata-Kata Bijak :
Jadilah gembala dan pemimpin yang mengerjakan damai sejahtera.
 
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Jojor Siregar 25 Jun
Husor Sibuea 10 Jul
Asda Siboro 10 Jul
Nurhayati 18 Jul
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
17 Okt 2016
Dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia. (Mikha 5:4).
16 Okt 2016
Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” (Kejadian 32:28)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2017 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.