Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
14 Okt 2016
Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.  (Yeremia 2:13)
Seekor anak rusa tampak berlari kecil di tepian sungai. Ia melompat dari bebatuan satu ke bebatuan lain di tepi sungai. Rasa dahaganya yang begitu tak tertahankan tidak melunturkan niatnya untuk mencari mata air yang jernih. Karena di situlah, ia dan ibunya biasa minum. Sayangnya, karena longsoran tanah tepian sungai, mata air tampak tidak lagi jernih. Warnanya agak kecoklatan. “Ih, kok tidak jernih,” ujar anak rusa itu. Ia terus menelusuri aliran sungai yang berada lebih bawah dari lokasi mata air. Sayangnya, kian ke bawah, semua anak mata air yang ia temui berwarna sama: coklat keruh. Dengan kecewa anak rusa pun berlari menemui ibunya. “Kamu sudah minum, Nak?” tanya ibu rusa. “Belum, Bu,” ucap anak rusa tampak kesal. “Kenapa? Kan kamu sudah tahu di mana mata air itu berada,” sergah sang ibu rusa. “Airnya keruh, Bu. Dan semua anak mata air yang berada di bawahnya bahkan lebih keruh lagi,” ungkap anak rusa. “Anakku, kalau mata air yang berada di bagian atas sungai keruh, semua aliran anak mata air di bawahnya akan lebih keruh lagi. Begitulah alam mengajarkan kita,” jelas sang ibu rusa.
    Air merupakan unsur terpenting dalam tubuh kita. Tubuh manusia terdiri 55% sampai 78% air, tergantung dari ukuran badan. Agar dapat berfungsi dengan baik, tubuh kita membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi. Demikian besar kasih karunia Allah bagi kita. Allah menawarkan sumber air kehidupan dengan memberikan keselamatan. Dalam Yeremia 2:13 ini, disebutkan tentang ‘sumber air hidup’ dan ‘kolam yang bocor’. Ini suatu kiasan tentang orang yang meninggalkan Tuhan juga meninggalkan sumber air hidup, bagaikan menggali kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air. Air sangat diperlukan untuk bertahan hidup. Dari kisah seorang wanita mendatangi sumur di daerah Samaria (Yoh. 4:7), Yesus menawarkan air yang jauh lebih baik dari pada air sumur itu. Dia memiliki air hidup, yang dapat diberikan oleh Dia (ay. 13-14). Yesus adalah satu-satunya mata air yang dapat memuaskan jiwa yang dahaga. Tuhan Yesus adalah sumber kehidupan, “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum” (Yoh. 7:37), Tuhan Yesus menegaskan supaya siapapun yang merasa haus, ia harus datang kepada Yesus dan minum air hidup sejati. Air hidup sejati dan rohani tidak dapat disediakan oleh manusia. Hanya Yesus yang sanggup memuaskan dahaga manusia secara rohani, “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya” (Yoh. 4:13-14).
DOA:     Ya Tuhan Allah, anugerahkanlah air kehidupan yang melegakan dan menyegarkan kehidupan bagi kami setiap hari. Amin.

Kata-Kata Bijak :
Kita memang sangat memerlukan air untuk bertahan hidup, tetapi tanpa menemukan Sang Pemberi Hidup, hidup kita akan sia-sia.
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Muller Purba 1 Agu
Naek Gultom 10 Agu
Sanny Samosir 12 Agu
Berman Manalu 13 Agu
Oloan Marbun 2 Sep
Baha Pasaribu 11 Sep
Edward Sinaga 12 Sep
Edward Sinaga 12 Sep
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
17 Okt 2016
Dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia. (Mikha 5:4).
16 Okt 2016
Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” (Kejadian 32:28)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2017 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.