Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
08 Okt 2016
Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. (Roma 15:4).
Suatu hari hujan badai melanda satu perkampungan, sehingga membuat kampung itu menjadi terisolir untuk beberapa minggu lamanya. Akibatnya, kelaparan mulai melanda kampung itu karena hasil ladang rusak dan akses makanan dari kampung sebelah terhenti total. Namun persediaan makanan hanya di miliki oleh si kaya saja, karena ia memiliki gudang makanan yang besar. Namun, si kaya ini enggan membagikannya pada penduduk kampung. Hari berganti hari, makanan penduduk kampung sudah nyaris habis. Si kaya juga bukan tanpa masalah. Hujan badai membuat ia kehabisan persediaan kayu bakar. Si kaya pun diliputi kegelapan di saat malam dan lebih parahnya ia tidak dapat memasak persediaan makanannya karena tidak ada kayu bakar. Tidak ada warga kampung yang mau menolong si kaya. Ia dan keluarganya hampir mati karena kedinginan dan kelaparan di tengah lumbung makanannya. Akhirnya si kaya menyerah. Ia meminta penduduk kampung untuk membagikan kayu bakar mereka sehingga ia bisa memasak untuk penduduk kampung. Kondisi itu kemudian membuat seluruh penduduk kampung, termasuk si kaya, akhirnya bertahan sampai jalan kembali terbuka.
    Sebagai makhluk sosial, saling menolong merupakan satu kekuatan yang membuat manusia dapat bertahan menghadapi situasi rumit. Yang kuat menolong yang lemah. Itulah yang dinasehatkan oleh Paulus pada jemaat di Roma supaya mereka saling tolong-menolong. Paulus mendasarkan nasehatnya itu dengan teladan Kristus yang datang ke dunia dengan tidak memikirkan diri-Nya sendiri. Akan tetapi, Yesus datang untuk mengorbankan diri-Nya agar dunia mendapatkan pengharapan dan penghiburan. Walaupun Mesias juga akan mendapatkan cercaan sebagai utusan Allah di tengah dunia (ay. 3), Yesus tetap menerimanya dengan tulus karena Dia tahu apa makna kehadiran-Nya di tengah-tengah dunia ini. Dengan demikian, jemaat di Korintus boleh belajar dan meneladani apa yang telah dilakukan Kristus di dalam  dan bagi dunia.
    Dalam tulisan tentang kehidupan Kristus selama ada di dunia ini dan tulisan-tulisan Paulus mengajarkan kita tentang betapa pentingnya memberikan perhatian pada sesama dan tidak terfokus pada keakuan. Dengan demikian, sebagaimana Kitab Suci telah menyaksikannya, kehidupan yang penuh kekeluargaan dan tolong-menolong itu akan mendatangkan pengharapan, ketekunan, dan penghiburan.
DOA:    Ya Tuhan, bukalah hati dan pikiran kami sehingga kami boleh memerhatikan sesama kami di dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

Kata-Kata Bijak:
Kita peduli pada sesama
 karena Yesus telah terlebih dahulu peduli pada kita.

Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Jojor Siregar 25 Jun
Husor Sibuea 10 Jul
Asda Siboro 10 Jul
Nurhayati 18 Jul
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
17 Okt 2016
Dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia. (Mikha 5:4).
16 Okt 2016
Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” (Kejadian 32:28)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2017 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.