Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
04 Jul 2013
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati  menguburkan orang-orang mati mereka."  (Matius 8:22)
    Tuhan Yesus menekankan kepada pengikut-pengikutNya tentang mutlaknya mendahulukan tuntutan-tuntutan Kerajaan Allah di atas segala-galanya. Di sini Ia memanggil seorang untuk mengikut Dia sebagai murid. Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku." Orang itu berpikir ini alasan yang masuk akal: penguburan berlangsung tidak lama setelah kematian, jadi ayahnya baru saja meninggal, tentu akan dikubur pada hari itu juga. Setelah itu dia  bebas untuk mengikut Yesus. Jika ia anak sulung, maka ia wajib mengurus penguburan ayahnya. Namun ada juga kebiasaan orang Yahudi mengadakan upacara penguburan selama 7 hari. Dalam beberapa kasus, masa berkabung itu bisa mencapai 70 hari.Tetapi ada kemungkinan juga bahwa maksud orang itu ialah "biarkan aku tinggal di rumah sampai ayahku meninggal.” Jawaban orang itu dapat diartikan sebagai memohon  “penundaan” atau “penolakan secara halus dengan alasan yang masuk akal” terhadap ajakan untuk “mengikut” Yesus. Tetapi jawaban Yesus sungguh mengejutkan, Ia berkata kepadanya: ”Ikutlah Aku, biarlah orang mati menguburkan orang mati.” Disini kita lihat betapa “mutlaknya” perintah Yesus itu, sehingga alasan seperlu dan sepenting apa pun harus dikesampingkan demi mengutamakan untuk melakukan perintahNya.

“Biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mari.” Ada yang menerima perkataan ini sebagai "Biarlah orang (yang secara rohani) mati menguburkan orang (yang secara jasmani) mati".  Ada orang yang tidak peka kepada tuntutan-tuntutan Kerajaan Allah. Merekalah yang bisa mengurus hal-hal rutin seperti penguburan orang mati. Tetapi orang-orang yang sadar akan tuntutan-tuntutan Kerajaan Allah haruslah mendahulukannya.  Tuhan Yesus  mau mengatakan "Soal penguburan biarlah mengurus urusannya sendiri, tetapi kamu mempunyai pekerjaan yang lebih penting" yaitu tugas pekabaran Injil ke seluruh negeri. Tetapi bukankah kita harus menghormati orang tua kita? Memang benar. Ajaran Yesus di bagian manapun juga menyuruh kita untuk menghormati orang tua. Kita tentu saja harus mengasihi ayah dan ibu kita, akan tetapi ada keadaan dimana kita harus membuat pilihan, dimana kita tidak dapat melakukan keduanya secara bersama dan serentak.  Pernyataan yang lebih tegas lagi pernah dikatakanNya:  "Barangsiapa mengasihi ayah, ibu, istri, anak laki-laki atau anak perempuannya lebih daripadaku, ia tidak layak bagiku. (Matius 10:3). Tuhan kiranya memberikan kekuatan kepada kita untuk menjatuhkan pilihan memproiritaskan pemberitaan Injil untuk keselamatan umat manusia daripada keperluan apa pun.  Amin.

Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk  mengutamakan melakukan perintahMu  daripada kepentingan pribadi dan keluarga.Amin.

POKOK PIKIRAN
Ajakan Yesus itu mutlak, tidak boleh ada alasan seperlu apapun untuk menundanya.

Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Wilayah Medan I
Wilayah Siantar Simalungun Wilayah Asahan
Wilayah Tanah Karo/Alas Wilayah Dairi
Wilayah Samosir Wilayah Toba
Wilayah Humbang Wilayah Silindung
Wilayah Tapanuli Tengah Wilayah Sumatra Bagian Selatan
Wilayah Riau Utara Wilayah Jabotabek
Wilayah Jawa Kalimantan Wilayah Deli Serdang
Wilayah Labuhan Batu Wilayah Kepulauan Riau
Wilayah Pahae Wilayah Tapanuli Selatan
Wilayah Langkat Wilayah Medan II
Wilayah Tebing Tinggi Wilayah Riau Selatan
Lembaga
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
VIDEO PS.EKKLESIA GKPI SALAK KOTA
Seksi Pria GKPI Jemaat Pondok Timur, Resort Bekasi
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
Vitor Hutabarat dalam acara Penahbisan Pendeta dan Evangelish di GKPI Air Bersih tgl 6 Mei
Vocal Group Pria GKPI Resort Teladan
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Paduan Suara Asa Taruli sie Perempuan GKPI Tangerang
Gita Sorga Bergema - Paduan Suara GKPI Tangerang
Renungan Hari Ini
28 Jul 2014
“Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya." (Ibrani 4 : 9 – 10)
27 Jul 2014
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma  8: 28).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2014 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.