Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
01 Jul 2013
“Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.”(Matius 9:9)
Bagaimana kita menanggapi seseorang yang oleh dunia sudah dianggap terhilang? Oleh banyak orang mereka dianggap sebagai sampah masyarakat, kelompok yang penuh dosa, orang yang tidak mendapat tempat dalam masyarakat, bahkan seringkali mereka ini dihujat dan dihina. Di gereja pun  tidak tertutup kemungkinan ada orang-orang yang pernah melakukan kejahatan. Bagaimana kita menghadapi mereka? Apakah kita bersikap sinis, buang muka atau mengelak dan membiarkan mereka sendirian, atau kita mengulurkan tangan persaudaraan dan berusaha membantu mereka untuk bisa mengenal Kristus dan meneladaniNya dalam kehidupan mereka secara benar? Ada banyak orang yang memilih alternatif pertama, yaitu bersikap memusuhi. Ada banyak gereja bukan lagi tempat bersahabat untuk menjangkau jiwa yang terhilang, tetapi menjadi sebuah komunitas dimana  anggotanya merasa paling benar dan punya hak untuk menghakimi. Namun bukan demikian sikap Yesus. Melalui nas ini kita melihat  bahwa Yesus akan menghampiri, menyambut dan memeluk mereka mengajak untuk bertobat.

     Dalam banyak kesempatan di dalam Alkitab kita menemukan fakta bagaimana Yesus mendekati dan menyambut orang berdosa. Misalnya Matius sebagaimana dalam nas ini. Di mata masyarakat Matius awalnya bukanlah seorang yang baik. Profesinya adalah pemungut cukai. Artinya ia bekerja untuk kepentingan bangsa Romawi, bangsa penjajah. Bagi orang Yahudi ketika itu, Pemungut cukai digolongkan ke dalam orang berdosa dan dikucilkan masyarakat karena dianggap musuh. Pada suatu hari Yesus bertemu dengan Matius, lalu ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia." Yesus tidak melewatkannya begitu saja walau dia dipandang orang sebagai orang berdosa dan musuh orang Yahudi, Ia menghampirinya dan mengajaknya untuk ikut. Lalu bagaimana reaksi Matius?  Dia berdiri dan mengikut Yesus. Suatu keputusan yang sangat tepat. Matius bertobat dan menjadi murid Yesus. Tidak hanya murid biasa, tapi ia pun termasuk dalam satu dari empat penulis Injil yang bisa kita baca hingga hari ini.

     Seperti kepada Matius si Pemungut Cukai, setiap saat Yesus datang menghampiri kita, dimana pun kita berada, ke tempat kerja, ke tempat dimana kita duduk, atau ketika kita sedang berjalan; entah kita berada dijalan yang benar atau dijalan yang salah. Dengan lembut dan penuh kasih Dia berkata: “Ikutlah Aku.”  Saudara, mari segera bangkit dan mengikut Yesus, Dia akan pakai kita untuk mengajak banyak orang yang masih duduk, berdiri dan berjalan pada posisi yang tidak benar, dan membawanya kepada Yesus, karena Dia mengasihi orang berdosa supaya mereka beroleh keselamatan dan hidup kekal.  Amin.
Doa: Ya Tuhan, hingga saat ini Engkau masih terus mencari  orang berdosa seperti kami, dengan berkata:  “Ikutlah Aku.” Biarlah kami mengambil keputusan  seperti Matius, bangkit dan mengikut Yesus.  Amin.

POKOK PIKIRAN:
Ketika saudara mendengar suara Yesus memanggil,
segeralah bangkit dan berjalan mengikut Dia.
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Wilayah Medan I
Wilayah Siantar Simalungun Wilayah Asahan
Wilayah Tanah Karo/Alas Wilayah Dairi
Wilayah Samosir Wilayah Toba
Wilayah Humbang Wilayah Silindung
Wilayah Tapanuli Tengah Wilayah Sumatra Bagian Selatan
Wilayah Riau Utara Wilayah Jabotabek
Wilayah Jawa Kalimantan Wilayah Deli Serdang
Wilayah Labuhan Batu Wilayah Kepulauan Riau
Wilayah Pahae Wilayah Tapanuli Selatan
Wilayah Langkat Wilayah Medan II
Wilayah Tebing Tinggi Wilayah Riau Selatan
Lembaga
Video Galleri - GKPI
Seksi Pria GKPI Jemaat Pondok Timur, Resort Bekasi
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
Vitor Hutabarat dalam acara Penahbisan Pendeta dan Evangelish di GKPI Air Bersih tgl 6 Mei
Vocal Group Pria GKPI Resort Teladan
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Paduan Suara Asa Taruli sie Perempuan GKPI Tangerang
Gita Sorga Bergema - Paduan Suara GKPI Tangerang
Renungan Hari Ini
22 Apr 2014
Sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar. (2 Timotius 2:24)
21 Apr 2014
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:15).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2014 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.