Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
18 Okt 2020
“TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina” (Ayub 42:12)
Ada kata-kata bijak yang mengatakan, “Rezeki sudah ada yang atur (Tuhan), sekarang kita hanya menjalani hidup ini dengan iklas”. Sekilas kalimat ini cukup meyakinkan dan menenangkan. Akan tetapi bagaimana kalau sekiranya Tuhan dalam suatu situasi, dengan sengaja membiarkan kita terpuruk, dan berkat itu tidak mengalir? Bagaimana sekiranya kita yang dulunya adalah orang yang cukup mampu secara materi, akhirnya Tuhan menguji kita lewat sebuah kehilangan? Apakah kata-kata di atas masih bisa dipercaya?
Perikop yang kita renungkan hari ini adalah menceritakan tentang kehidupan Ayub yang awalnya penuh dengan kemegahan dan kelimpahan lalu berubah menjadi kehinaan dalam sekejap. Tuhan mengizinkan Iblis mencobai Ayub untuk melihat kesetiaan Ayub kepada Tuhan. Ayub memang terpuruk, dipersalahkan, dalam beberapa kejadian dalam kitab Ayub ini, ia terkesan marah dan kecewa. Akan tetapi imannya kepada Tuhan tetap ia pertahankan. Sekalipun semua hartanya habis, anak-anaknya meninggal, dan bahkan istrinya meminta nya untuk mengutuki Tuhan, dia tetap percaya kepada Allah. Akhirnya ketekunannya berhasil, dan Tuhan mengembalikan semua yang pernah menjadi miliknya bahkan menambahnya.
Saudara yang terkasih, firman ini tidak menitikberatkan pada berkat yang akan kita terima seperti Ayub. Melainkan, firman ini mengajak kita untuk tetap mempertanyakan diri kita sembari membuat sebuah komitmen yang cukup penting dalam hati kita, “Apakah saya masih akan tetap beriman dalam kehidupan saya?” hidup keimanan kita bukan berbicara berkat yang akan kita dapatkan sejak kita mengikuti Tuhan saja. Akan tetapi hidup kita ini adalah tentang pembuktian, apakah kita masih menyadari bahawa kita ini ciptaan Tuhan atau tidak. Tuhan menguatkan kita. Amin. (PT)       

Lagu KJ. No.5


DOA: Bapa surgawi, ada ataupun tidak ada berkat yang kuterima di dunia ini, ajarlah aku untuk tetap mengatakan bahwa Engkau adalah Tuhan Ku. Amin.

Kata-kata Bijak
Carilah Tuhan pemilik berkat itu, bukan berkatNya
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Tidak Ada Pendeta Yang Ulang Tahun Pada Periode Bulan Ini Atau Bulan Depan!
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE WILAYAH I (MEDAN I, LANGKAT)
WILAYAH II (MEDAN II, DELI SERDANG) WILAYAH III (P.SIANTAR, SIMALUNGUN, TEBING TINGGI, SERGEI)
WILAYAH IV (DAIRI, TANAH KARO, ALAS, PAKPAK BARAT) WILAYAH V (ASAHAN, LABUHAN BATU)
WILAYAH VI (SILINDUNG, PAHAE, TAPSEL, TAPTENG) WILAYAH VII (HUMBANG, SAMOSIR, TOBA)
WILAYAH VIII (RIAU UTARA, RIAU SELATAN) WILAYAH IX (SUMATERA BAGIAN SELATAN)
WILAYAH X (KEPULAUAN RIAU) WILAYAH XI (JABODETABEK, JAWA, KALIMANTAN)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
31 Okt 2020
“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku.” (Mazmur 43:5)
30 Okt 2020
“Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu,karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.”(1 Tessalonika 4:9).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2020 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.