Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
20 Apr 2018
“Tidak ada kasih yang lebih besar dari kasih seorang yang memberikan nyawanyauntuk sahabat-sahabatnya.” (Yoh.15:13).

  Waktu remaja saya pernah mencatat tiga jenis kasih. Pertama, kasih itu dalam bahasa Yunani disebut dengan eros. Kasih eros ini sifatnya ketertarikan fisik antara seorang yang jatuh cinta. Lalu, di atas kasih eros ada yang dinamakan kasih storge yang berarti kasih di dalam keluarga, seperti orangtua pada anaknya dan sebaliknya. Di tingkat berikutnya, ada kasih philia yang berarti kasih kita pada seseorang sekalipun tak bertalian darah. Dan, di tingkat paling atas, ada kasih agape yaitu kasih Allah yang sempurna pada umat-Nya. Pemahaman ini terus bertahan sampai akhirnya aku memasuki pendidikan teologi dan mempelajari bahasa Yunani. Aku membaca penggunaan kata kasih di kitab Yohanes ini begitu mengejutkan penempatannya. Misalnya ayat kita hari ini, di sana dikatakan tidak ada kasih (agape) yang lebih besar dari kasih (philia) seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Dalam hati bertanya-tanya, “Mengapa Yesus di sini mengatakan bahwa kasih philia lebih besar daripada kasih agape?” 
  Pendekatan interpretasi teologis dilakukan untuk menemukan maksud sebenarnya dari teks Yohanes ini tentang kasih. Hasilnya, teks kita hari ini merupakan pemberitahuan Yesus secara tersirat tentang penderitaan yang dialami-Nya dan menyinggung komitmen Petrus yang mau mengorbankan nyawa-Nya bagi Yesus (Yoh.13:36-38). Yesus akan disalibkan dalam waktu yang tak lama lagi sebagai kurban penghapusan dosa. Itu memang sudah bagian yang harus dijalankan oleh Yesus, yaitu memberikan nyawa-Nya sebagai tumbal dosa orang yang tak dikenal-Nya. Oleh karena itu, Yesus juga menasehatkan para murid, khususnya Petrus untuk berkorban dengan nyata, bukannya hanya pemanis di mulut. Di kemudian hari, kita memang menemukan sosok Petrus yang berbeda. Ia benar-benar komitmen tentang kasihnya kepada Yesus, bahkan ia rela mempertaruhkan nyawanya demi kecintaan-Nya pada sahabatnya, yaitu Yesus. 
  Dari nas hari ini, kita dapat belajar bahwa hal mengasihi tidak terletak pada tingkatannya secara teoritis. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana mewujudnyatakannya. Yesus menempatkan kasih kepada sahabat saat ini lebih tinggi posisinya karena Yesus dalam berkurban tidak bertanya apakah Dia mengenal kita atau tidak? Ada hubungan saudara atau tidak? Namun, kasih pengurbanan Yesus tidak bersyarat, seperti seorang sahabat yang tak bertalian darah. Komitmen mengasihi seperti demikian membutuhkan pembuktian. Seperti Petrus yang pertamanya gagal, tapi pada kesempatan berikutnya ia benar-benar membuktikan kasihnya kepada Yesus. Begitu pula kita, mungkin dalam mengikut Yesus terdapat tantangan yang besar dihadapi. Jika kita benar-benar mengasihi-Nya seperti sahabat kita, maka tantangan itu akan kita nikmati. Kita tak akan mungkin mengasihi sesama tanpa terlebih dahulu mengasihi Allah. (ThS).
DOA: Ya Tuhan, ajarlah kami hidup boleh saling mengasihi antara satu dengan yang lain, layaknya seorang sahabat, sehingga kami boleh mengasihi Engkau yang menganggap kami sebagai sahabat-Mu. Amin.

Kata-Kata Bijak:
“Sebuah kasih membutuhkan pengorbanan, termasuk nyawa yang menjadi taruhannya.”

Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Muller Purba 1 Agu
Naek Gultom 10 Agu
Sanny Samosir 12 Agu
Berman Manalu 13 Agu
Oloan Marbun 2 Sep
Baha Pasaribu 11 Sep
Edward Sinaga 12 Sep
Edward Sinaga 12 Sep
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
24 Jun 2018
Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhiNya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikanNya di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematianNya untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapanNya.  (Kolose 1:21-22).
23 Jun 2018
“Berfirmanlah Allah: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”(Kejadian 1:26)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2018 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.