Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Renungan - Gereja Kristen Protestan Indonesia
17 Apr 2018
“Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya.” (1.Sam.1:27).
Seorang bapak menghampiriku dengan maksud berkeluh kesah tentang sakitnya. Ia bersaksi sudah bertahun-tahun membawa penyakitnya ini ke medis, bahkan sampai ke luar negeri. Tapi, tak ada satu pun diagnosa yang tepat untuk menyembuhkannya. Ia berkisah kalau sakitnya ini merupakan dampak dari dosa yang dilakukannya di masa lalu. Ia pernah memercayai jimat yang memberi kesaktian dan kekuatan pada tubuhnya. Sehingga, ketika bapak ini mencoba mendekatkan dirinya kepada Tuhan, jimat dalam tubuhnya bereaksi dan kemudian menyiksa dirinya. Parahnya lagi, perutnya sudah membengkak seperti ibu hamil. Terhadap pelayanan seperti ini, aku bergumul. Aku tidak pernah berhubungan dengan pelayanan okultisme. Tuhan memberikan jawaban-Nya kepadaku. Tiba-tiba, aku tergerak memintanya untuk menenangkan diri dan berdoa sungguh-sungguh kepada Tuhan. Bapak ini kaget karena ia minta didoakan tapi malah aku menyuruhnya berdoa sendiri. Aku kemudian menjelaskan, “Jika kita sendiri mau sembuh dari sakit kita, mengapa harus orang lain memintanya kepada Tuhan?” Tak lama, ia berdoa meminta kesembuhannya kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Bahkan, ia mengucapkan nazarnya. Saat mengucapkan kata amin, mendadak bapak ini langsung tersungkur pingsang. Tiga hari kemudian, ia datang kembali kepadaku dan menunjukkan perutnya sudah kempes, serta penyakitnya sembuh total. Aku mengkonfirmasi bahwa kesembuhan itu datang dari Tuhan, sehingga ia harus membayar nazarnya kepada Tuhan.
  Pengalaman di atas tadi tidak jauh berbeda dengan topik nas kita saat ini yaitu permohonan sungguh-sungguh seorang ibu yang lama menantikan anak yang dilanjutkan dengan nazar kepada Tuhan. Hana nama ibu yang bergumul itu. Melalui perantara imam Eli, Tuhan mengabulkan doa dan nazar Hana. Tanpa ragu, anak pertama dari Hana dan Elkana yang diberi nama Samuel itu pun kemudian diserahkan kepada Tuhan. Anak itu diantar sendiri oleh Hana pada imam Eli, dan Hana berkata: “untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya.” (1.Sam.1:27). Jadi Hana benar-benar menenuhi nazarnya.
Firman Tuhan pada hari ini mengajarkan kita untuk memiliki kesungguhan memohon kepada Tuhan dalam doa, serta belajar bagaimana mengajukan nazar yang benar di hadapan-Nya. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya bila kita memohon dengan sungguh. Bukan karena nazar maka permohonan kita dikabulkan Tuhan. Namun, nazar itu merupakan cara kita bersyukur atas pemberian-Nya yang sudah sangat kita nanti-nantikan itu. Nazar harus ditepati sekalipun sangat berat, seperti yang disaksikan oleh Hana. Jangan pernah bernazar kepada Tuhan bila tidak sanggup untuk memenuhinya. (ThS).

DOA: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tetap yakin bermohon di dalam situasi rumit sekalipun, karena kami yakin mukjizat-Mu nyata bagi kami umat percaya. Amin.
 
Kata-Kata Bijak:
“Nazar merupakan cara kita merespons kesungguhan permohonan kita 
kepada Tuhan dalam rasa syukur.”
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Ojak Lubis 26 Okt
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
24 Jun 2018
Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhiNya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikanNya di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematianNya untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapanNya.  (Kolose 1:21-22).
23 Jun 2018
“Berfirmanlah Allah: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”(Kejadian 1:26)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2018 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.