Cari Gereja Berdasarkan
No data available
IBADAH DOA DAN PERSEMBAHAN - Gereja Kristen Protestan Indonesia

1.      Ibadah pada pada hakekatnya adalah penyembahan, pemujaan dan pengabdian kepada Tuhan. Manusia beribadah kepada Tuhan di dalam dan melalui seluruh keberadaan, gerak hidup dan kegiatannya (bnd Yos 24:15) dan itu terus menerus harus dilatih dan dibiasakan (1 Tim 4:7b). secara khusus manusia menetapkan waktu, tempat dan cara beribadah, agar dapat lebih memusatkan perhatian dalam berjumpa dengan Allah.

2.      Dengan kejatuhan manusia ke dalam dosa, manusia tidak mampu lagi berhadapan muka dengan Allah, manusia merasa takut dan malu, sehingga menjauhi Allah (Kej 3:9-10). Akibatnya pertemuan manusia dengan Allah. Kehilangan makna yang yang asasi, dan serentak dengan itu sulit ditemukan ibadah yang benar. Untuk itulah Allah membebaskan umatNya, dan pembebasan oleh Allah itu membuahkan ibadah di antara umat Allah (Kel 3:18; 5:3; 20:5,24).

3.      Di dalam Ibadah Tuhan Allah menyapa mendatangi, melayani,dan menguduskan umatNya, sekaligus menyampaikan kehendakNya tentang hal-hal yang terjadi kini dan nanti. Serempak dengan itu, di dalam ibadah manusia menjawab suara dan perbuatan Tuhan dalam bentuk Mazmur, pujian, syukur, pengakuan, doa dan persembahan (1 Taw 29:13; Mzm 18:30, 33; 100:4; Yes 12:1-5). Dengan demikian yang menjadi pusat dan pokok perhatian di dalam ibadah adalah Allah sendiri, dan di dalam ibadah terjadi pertemuan dan dialog antara Allah dengan umatNya. Pertemuan dan dialog itu tidak dapat diikat oleh bentuk dan pola ibadah manapun, melainkan bergantung pada anugerah dan kebebasan Allah yang berkenan hadir, dan juga pada ketaatan umatNya atas apa yang dituntut dan diperintahkan Tuhan (bnd Yer 7:1-15).

4.      Tuhan Allah dipuji dengan segala yang ada pada manusia. Dengan berbagai bentuk dan jenis kegiatan dengan berbagai peralatannya, yang adalah karunia bagi manusia, dan dengan segala daya dan upayanya, manusia mensyukuri pembebabasan dan berkat Tuhan yang melimpah itu. Ibadah bukan saja untuk kekinian, melainkan juga menjadi tanda yang khas hingga keakanan, yaitu Yerusalem baru (bnd Why 21:26). Ibadah tidak dapat dipisahkan dari keselamatan dan pembebasan oleh Allah. Oleh sebab itu ibadah merupakan pujian dan ungkapan syukur kepada Allah (Mzm 98:111; Kol 3:15-16).

5.      Hari minggu adalah hari perayaan kemenangan Tuhan Yesus Kristus atas kuasa salib, dosa dan maut. pengorbananNya di kayu salib serta kebangkitanNya dari kematian telah melahirkan persekutuann umatNya (bnd Kis 2:41-47). Jadi hari minggu tidak sama dengan hari sabat. Bagi gereja/orang Kristen tidak ada hari sabat. Hari sabat diberikan Tuhan Allah kepada bangsa Israel sebagai suatu tanda perjanjian antara bangsa itu dengan Tuhan Allah (Kel 31:13). Dengan kedatangan Yesus Kristus ke dalam dunia, dengan korbannya yang sekali untuk selamanya, maka hari sabat telah ditiadakan dan dibatalkan (Gal 2:16-17; Ibr 9:11-12). Bagi orang Kristen semua hari adalah baik, namun ada satu hari yang dikhususkan dan dikuduskan untuk beribadah memuji Tuhan sebagai bukti penampakan keesaan umat Tuhan di seluruh dunia.

6.      Di dalam pertemuan ibadah, umat Allah berhimpun dengan tertib dan teratur, karena mereka sedang menghadap Tuhan dan karena Tuhan adalah sumber ketertiban dan keteraturan (1 Kor 14:26-40; Ef. 4:16). Ibadah ditata dan diselenggarakan berdasarkan makan ibadah yang dijelaskan di atas. Di dalam ibadah itu di satu sisi pelayan ibadah mewakili Tuhan di hadapan umatNya dan di sisi lain mewakili sekaligus bersama umat Tuhan di dhadapanNya. Oleh sebab itu ibadah adalah wujud pelayanan Tuhan kepada umatNya (bnd Mzm 121) dan penyembahan umat kepada TuhanNya (Yoh 4:24; Why 4:10-11; bnd Dan 6:21).

7.      Karena semua hari adalah baik dan karunia Tuhan, maka para rasul mendorong persekutuan orang percaya agar setiap hari mengadakan kegiatan ibadah dan penelaahaan Alkitab di rumah-rumah dan lingkungan. Semua kesempatan itu dipakai pula sebagai sarana pembinaan dan pengajaran tentang semua Firman dan perbuatan Tuhan (2 Tim 3:16-17; Ef. 5:19-20).

8.      Doa tidak terpisahkan dari ibadah. Berdoa adalah kewajiban orang percaya yang harus dilakukan dengan tekun dan terus menerus (1 Tes 5:15), dengan bimbingan Roh Kudus (Ef.6:18Rm 8:15-16). Doa didtujukan kepada Allah Bapa di Sorga dan berdasarkan kesaksian Injil Matius tentang doa yang diajarkan Tuhan Yesus, berdoa merupakan tekad orang percaya untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, sebagai suatu pengakuan atas ketergantungan kita kepada Allah Bapa, dan sekaligus sebagai pujian dan permohonan kepadaNya (Mat 6:9-13)

9.      Doa sebagai permohonan atas kebutuhan kita akan dijawab Allah sesuai dengan kehendak, waktu dan caraNya. Yesus berjanji bahwa Bapa akan memberikan apa yang kita minta di dalam namaNya (Yoh 15:16). Doa di dalam nama Tuhan Yesus adalah doa yang disampaikan dengan penuh keyakinan (bnd Yak 5:13-18). Jadi doa di dalam nama Tuhan Yesus bukan formulasi magis, bukan pula ucapan yang bertele-tele, yang mengundan pujian manusia (Mat 6:7-8).

10.  Doa di dalam ibadah (kebaktian) umum, termasuk doa syafaat (doa bagi orang lain) adalah doa dari seluruh warga persekutuan jemaat; jadi bukan doa pribadi dari pemimpin doa.

11.  Rumusan berkat Tuhan pada ibadah disampaikan berdasarkan keyakinan bahwa Allah di dalam Yesus Kristus dan persekutuan Roh Kudus mencurahkan berkatNya karena kasihNya kepada kita. Berkat Allah tidak diukur oleh berhasil-gagalnya kita, atau kaya miskinnya kita dalam kehidupan dunia ini, karena setiap orang percaya senantiasa hidup di bawah naungan berkat Allah. Berkat pada ibadah tidak berasal dari pelayan ibadah,dan juga tidak bergantung pada apa yang kita perbuat, melainkan dari Allah, sumber segala berkat (Ul 7:12-26; 11:8-32).

12.  Persembahan adalah ungkapan syukur umat Tuhan terhadap perbuatan Allah yang membebaskan, memelihara, menuntun dan memberkati umatNya (Kej 4:3-4; 28:22; Kel 29:26; 30:16; UL 16:17; Mzm 50:14,23). Pemberian Allah tidak dapat diukur dan dinilai, karena itu kita memberi persembahan dengan suka cita sebagai ungkapan cinta kasih kita kepada Tuhan (Mrk 12:41-44; Rm 12:1,2 Kor 9:6-7; Ibr 13:15-16).

13.  Persembahan disampaikan kepada Tuhan yang kemudian memperkenankan gerejaNya menggunakan persembahan itu bagi pelaksanaan tugas panggilan dan pelayanan gereja (1 Taw 29:1-9), 1 kor 16:1-4). Persembahan disampaikan dalam berbagai bentuk dan cara, sebagai sambutan atas berkat Tuhan. Persepuluhan adalah salah satu bentuk penyampaian persembahan syukur yang dianjurkan kepada seluruh warga dan pelayan gereja. Namun pada hakikatnya seluruh warga dan pelayan gereja diajak untuk mempersembahkan seluruh hidupnya, dan yang terbaik dari yang ada padanya.

Karena itu GKPI mengajarkan kepada seluruh warganya bahwa ibadah, doa dan persembahan diungkapkan melalui seluruh gerak hidup dan kerja, dan hanya ditujukan kepada Allah yang adalah sumber segala berkat dan karunia, dengan penuh suka cita, pujian dan pengucapan syukur.

Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Wilayah Jabodetabek
Wilayah Medan I Wilayah Siantar Simalungun
Wilayah Asahan Wilayah Tanah Karo/Alas
Wilayah Dairi Wilayah Samosir
Wilayah Toba Wilayah Humbang
Wilayah Silindung Wilayah Tapanuli Tengah
Wilayah Sumatra Bagian Selatan Wilayah Riau Utara
Wilayah Jawa Kalimantan Wilayah Deli Serdang
Wilayah Labuhan Batu Wilayah Kepulauan Riau
Wilayah Pahae Wilayah Tapanuli Selatan
Wilayah Langkat Wilayah Medan II
Wilayah Tebing Tinggi Wilayah Riau Selatan
Lembaga
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
VIDEO PS.EKKLESIA GKPI SALAK KOTA
Seksi Pria GKPI Jemaat Pondok Timur, Resort Bekasi
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
Vitor Hutabarat dalam acara Penahbisan Pendeta dan Evangelish di GKPI Air Bersih tgl 6 Mei
Vocal Group Pria GKPI Resort Teladan
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Paduan Suara Asa Taruli sie Perempuan GKPI Tangerang
Gita Sorga Bergema - Paduan Suara GKPI Tangerang
Renungan Hari Ini
30 Nov 2014
Tetapi sekarang, ya Tuhan, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu. (Yes. 64:8).
29 Nov 2014
“Dan aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku.” (2 Raja 19:34).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2014 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.