Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Berita Selengkapnya - Gereja Kristen Protestan Indonesia
07 Feb 2013
Setiap tahun, semua orang berjalan mulai dari awal. Memulai hidup yang baru dan meninggalkan hidup yang lama. Di belakang terhampar “lautan” kehidupan masa lalu. Di depan terbentang “samudera raya” kehidupan yang luas dengan berbagai misteri. Namun walau demikian, untuk mengawali tahun 2013 ini, kita semua tentu berharap, bahwa segala sesuatu yang terbaik menjadi bagian hidup kita (gabe jambarta). Dan semua yang buruk yang pernah dialami dalam tahun 2012 berubah menjadi sesuatu yang terbaik dan menyenangkan.
Itulah harapan setiap orang! Tetapi tunggu dulu! Adakah Tuhan menjanjikan semua jalan hidup kita mulus tanpa tantangan dan hambatan? Tentu tidak! TUHAN tidak pernah menjanjikan hal demikian. Yang Tuhan janjikan adalah perlindunganNya; bahwa Ia akan menyertai kita sampai di akhir zaman, dan itulah kekuatan serta sukacita bagi kita (bdk Matius 28: 20b). Bahkan berbagai-bagai pencobaan dan penderitaan adakalanya Tuhan izinkan terjadi dalam diri kita untuk menguatkan iman percaya kepadaNya (bdk Yakobus 1: 2-4).

Satu hal penting yang perlu kita ingat dalam mengawali tahun 2013 ini, supaya kita mau dan rela dibarui oleh TUHAN. Jangan ada di antara kita menjadi orang yang hidup terikat dan bertahan dalam “kemapanan” dunia ini tanpa pernah mau berubah (bdk Roma 12:2). Kita juga harus menjadi orang-orang Kristen yang semakin dewasa, yang siap dengan makanan keras, bukan menjadi Kristen “bayi” yang selalu mengharapkan “makanan lembut” atau “bubur” dan yang selalu ingin disuapi, berlaku cengeng serta yang suka dimanja, lalu ketika Tuhan menegur dan menghajar dengan keras demi kasihNya, kita tidak siap. Kita terkejut. Akhirnya kehilangan arah tujuan dan tidak merelakan diri untuk bertobat (bdk Wahyu 3: 19). Tuhan mau agar kehidupan lama kita yang penuh dengan kecemaran dan dosa berubah dengan kehidupan baru, yang dibarui oleh darah Tuhan Yesus Kristus sehingga kita tidak lagi hidup di dalam lumpur dosa yang membinasakan. Sebab itu marilah kita selalu mengingat kasih Tuhan kepada kita sebagaimana dalam syair sebuah lagu “Think about His Love – Ingat kasihNya”.

Yesus Kristus, yang adalah Allah sendiri yang menjadi Manusia rela meninggalkan tahtaNya mahatinggi di sorga, menanggalkan kemuliaanNya demi mengangkat kita dari lubang kubur kebinasaan. Ia rela menjadi Manusia untuk menanggung semua dosa-dosa kita supaya kita selamat. Hidup kita yang kotor disucikan dan dikuduskan untuk dijadikan “palungan” bagiNya. Rumah dan keluarga kita yang kumuh dan tertutup bagi Tuhan Yesus, kini telah dibersihkan dan dibuka menjadi “kandang” tempat Dia lahir dan hadir di dalamnya. Dan inilah hakekat “Natal sejati”  bagi orang-orang “Kristen sejati”. Bukan mengadakan pesta perayaan yang meriah bagaikan berpesta kembang api, yang keindahan dan kemeriahannya hanya muncul sekejap, lalu hilang begitu saja tanpa bekas tertiup angin. Dengan demikian, maka seharusnyalah damai sejahtera Kristus yang lahir dan tetap tinggal di dalam hati semua umat percaya yang menerimaNya memerintah dan berkuasa. Dia benar-benar menjadi Raja dan Pemimpin di dalam hidup kita, dan senantiasa hidup diikat dan disempurnakan oleh kasih Kristus. Karena sesungguhnya untuk itulah kita dipanggil dalam kasihNya supaya hidup baru dengan menanggalkan hidup lama yang kotor menjijikkan.

Ketika memulai tahun yang baru ini, saya mengajak kita semua merenungkan satu lagu berbahasa Batak Toba dengan syairnya yang bersahaja berjudul  “LUGAHON SOLUMI”  berbunyi demikian:
(1)Lugahon ma, lugahon ma solum nang gok galumbang i; Mamolus laut na bidang i, sandok lugahon ma; Lugahon ma, lugahon solumi salpuhon ma galumbang i; Lugahon ma, Tuhanmu donganmi lugahonma; (2) Manatap tu labuhan i, na dao dope di jolomi; Unang mandele rohami, sandok lugahonma;  Lugahon ma, lugahon solumi salpuhon ma galumbang i; Lugahon ma, Tuhanmu donganmi lugahon ma!  


Lagu ini menggambarkan bahwa perjalanan hidup ini bagaikan sebuah perahu mengarungi samudera lautan yang amat luas, dengan gelombang dan angin taufan dahsyat yang siap menerpa dan menenggelamkan. Tetapi kita tidak boleh mundur. Bersama TUHAN kita harus terus berjuang hingga sampai ke pelabuhan tujuan. Kita juga diingatkan bahwa di dalam perjalanan hidup ini terdapat banyak misteri, pencobaan, tantangan dan pergumulan yang harus kita lalui. Tetapi jangan kecut, karena bagi setiap orang yang bersandar kepada Tuhan Yesus, segala bahaya dan misteri itu pasti teratasi. Bersama TUHAN kita pasti selamat. TUHAN-lah yang menjadi Nakhoda di dalam bahtera kehidupan kita. Itu sebabnya TUHAN meminta agar kita hidup di dalam kebenaranNya, tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. TUHAN meminta agar kita tetap setia mendengar dan melakukan perintah-perintahNya, titah-titahNya dan hukum-hukumNya. Menjadikan hukumNya sebagai sumber keadilan dan kasih bagi kehidupan kita. Dengan demikian, maka kehidupan kita akan seperti fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari seperti ada tertulis: “Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.”  (Amsal 4:18).

Ada beberapa firman TUHAN yang dapat kita jadikan kekuatan dan penyemangat dalam kita menjalani dan mengarungi tahuin 2013 ini, dan supaya tetap hidup dalam kebenaran TUHAN:
“Majulah, dudukilah, seperti yang difirmankan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu. Jangan takut dan janganlah patah hati.” (Ulangan 1: 21) “Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu..dst.. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi….dst… Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.”  (Yosua 1: 7- 9). “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberi kamu Kerajaan itu.”  (Lukas 12: 32) “Engkau telah menerima janji TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya dan berpegang pada ketetapan, perintah, serta peraturanNya, dan mendengarkan suaraNya. Dan TUHAN telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayanganNya, seperti yang dijanjikanNya kepadaMu.” (Ulangan 26:17-18).

Marilah kita melangkahkan kaki, baik sebagai warga Jemaat, maupun sebagai pelayan di rumah Tuhan, di GKPI, bersama-sama dengan Tuhan Yesus, Raja Gereja, dan pemilik hidup kita. Siapa pun kita yang dipakai TUHAN menjadi alat di tanganNya, marilah melakukannya dengan tulus, jujur dan sungguh-sungguh, tidak ada yang setengah-setengah hati atau bermain-main. Marilah kita senantiasa memperhatikan betapa kerasnya peringatan Tuhan Yesus kepada jemaat di Laodikia yang hidupnya suam-suam kuku. Tuhan Yesus bersabda; “Jadi karena kamu suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulutKu.” (Wahyu 3:16)    Ingatlah, yang kita layani bukan manusia tetapi TUHAN. Sebab itu apa pun yang kita perbuat, marilah kita perbuat dengan segenap hati seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia (Kolose 3: 23).

Berjalanlah seperti cahaya fajar bersama Tuhan Yesus dengan menyanyikan kidung keyakinan pada tuntunan Tuhan yang terdapat dalam Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ) No. 131 demikian:
(1)“‘Ku yakin Tuhan tuntun langkahku serta membuka jalan bagiku; Jika sungguh berserah dan berdoa padaNya, Tuhan membuka jalan bagiku; (2)‘Ku yakin Tuhan tuntun langkahku serta membuka jalan bagiku. ‘Ku mencari wajahNya, maka malampun cerah, Tuhan membuka jalan bagiku .”

Amin,ya amin!
Source: Majalah Suara GKPI Edisi Februari 2013
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Tidak Ada Pendeta Yang Ulang Tahun Pada Periode Bulan Ini Atau Bulan Depan!
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE WILAYAH I (MEDAN I, LANGKAT)
WILAYAH II (MEDAN II, DELI SERDANG) WILAYAH III (P.SIANTAR, SIMALUNGUN, TEBING TINGGI, SERGEI)
WILAYAH IV (DAIRI, TANAH KARO, ALAS, PAKPAK BARAT) WILAYAH V (ASAHAN, LABUHAN BATU)
WILAYAH VI (SILINDUNG, PAHAE, TAPSEL, TAPTENG) WILAYAH VII (HUMBANG, SAMOSIR, TOBA)
WILAYAH VIII (RIAU UTARA, RIAU SELATAN) WILAYAH IX (SUMATERA BAGIAN SELATAN)
WILAYAH X (KEPULAUAN RIAU) WILAYAH XI (JABODETABEK, JAWA, KALIMANTAN)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
21 Sep 2020
“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNyaselama Ia dekat” (Yesaya 55:6).
20 Sep 2020
“Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya” (Lukas 17:33).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2020 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.