Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Berita Selengkapnya - Gereja Kristen Protestan Indonesia
02 Okt 2012
Retreat Sekolah Minggu GKPI Rawamangun mengisi Tahun Pekabaran Injil GKPI-2012, Pondok Remaja PGI Cipayung, 7-8 Juli 2012
I.    PENDAHULUAN
Para Guru Sekolah Minggu (GSM) GKPI Rawamangun, yang umumnya berpendidikan Sarjana, bahkan ada yang bergelar M.Min, dalam menyambut tahun 2012  yang ditetapkan GKPI sebagai Tahun Penginjilan mengadakan studi literatur tentang penginjilan.
Ternyata para GSM ini menemukan bahwa menurut penelitian yang dilakukan oleh salah satu gereja di Amerika (Nazarene Church Growth Research) mengenai usia seseorang menerima Kristus, mempercayakan hidupnya kepada Kristus, dan menjadi Kristen adalah pada usia 4 s.d. 14 tahun sebanyak 85 %. Bahkan banyak misionaris dan pelayan Kristus mendengarkan panggilan Tuhan pada usia 4 s.d. 14 tahun. Dalam tingkatan di gereja, usia tersebut berada dalam pelayanan Sekolah Minggu. Berdasarkan data ini, maka para GSM GKPI Rawamangun meyakini bahwa sangat penting mempengaruhi anak untuk membuat keputusan mengikut Kristus di usia 4 s.d. 14 tahun.

1.    Ada 4 Alasan perlunya ANAK SEKOLAH MINGGU terlibat dalam PEMBERITAAN INJIL

Selain data hasil penelitian tersebut, para GSM juga menemukan 4 alasan perlunya Anak Sekolah Minggu ikut terlibat dalam Pemberitaan Injil yaitu :
Pertama, anak sebagai karya penciptaan Allah juga mendapatkan Amanat Agung, yaitu “…: Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” (Markus 16:15) atau pada Matius 28:18-20: … Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.  Perintah Yesus tersebut berupa perintah yang aktif, ‘pergilah’, ‘beritakanlah’, dan ‘jadikanlah’, bukan hanya untuk orang dewasa tetapi juga untuk anak-anak.

Kedua, Kehendak Tuhan; bahwa Kristus tidak menghendaki seorangpun dari anak-anak ini hilang (Matius 18:14) dan merekalah yang empunya Kerajaan Allah (Markus 10:14). Kristus mau setiap orang membawa anak-anak mengenal Tuhan Yesus dan melakukan perintahNya.
Ketiga, setiap anak terhilang/tersesat.  Hilang atau tersesat dikatakan bahwa anak juga telah jatuh ke dalam dosa, sejak dalam kandungan (Mazmur 51:7), dan tertulis dalam Roma 3:23, 5:12-19, Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah; dan setiap orang telah berbuat dosa.  Sehingga setiap anak juga harus diselamatkan.
Keempat, tugas orang tua untuk membina iman anak dalam pengajaran mengenai Kristus yang harus diajarkan berulang-ulang (Ulangan 6:7; 11-19; Efesus 6:4; 2 Timotius 3:15) supaya anak mengenal Tuhannya dan mengetahui apa yang telah dilakukanNYA. Yaitu Tuhan yang hidup, menciptakan langit dan bumi, dan memberikan keselamatan.

2.Ada 3 SIFAT DASAR RESPON ANAK TERHADAP INJIL
GSM juga mengidentifikasi bahwa anak mempunyai tiga sifat dasar untuk memberikan respon cepat terhadap Injil dibandingkan orang dewasa, yaitu:
a.Rendah hati; anak menyadari dirinya berdosa dan membutuhkan kasih karunia dari Tuhan (Matius 18:3-4; Efesus 2:8-9).
b.Mudah diajar; anak menerima informasi yang diberikan kepadanya sebagai kebenaran.
c.Mudah percaya; secara alamiah anak adalah orang yang bergantung kepada orang dewasa.

3.Retreat Mengisi Tahun Penginjilan  
Hasil studi literatur ini menguatkan keyakinan para Guru Sekolah Minggu bahwa penginjilan kepada anak dapat dilakukan dan anak juga dapat menjadi saksi di dalam pengenalannya akan Kristus di tengah-tengah kehidupannya.
Karena Tahun 2012 ditetapkan GKPI sebagai Tahun Penginjilan, maka Seksi Sekolah Minggu GKPI Rawamangun mengadakan Retreat yang dilaksanakan selama 2 hari 1 malam pada hari Sabtu s.d. Minggu, 7 s.d. 8 Juli 2012 di Camping Ground Pondok Remaja Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Cipayung Puncak.  
Retreat ini diikuti oleh 37 Anak Sekolah Minggu, dimulai dari kelas 4 SD s.d. SMP. Subtema yang dipilih adalah “Aku dan Kamu Bertumbuh dalam Firman Tuhan dan menghasilkan Buah” (2 Petrus 3:18)

 
II.    PERSIAPAN MATERI RETREAT

1.    Modul KOTAK KATIK INJIL, merupakan kerjasama dengan Jaringan Pelayanan Anak
Agar materi retreat ini mencapai sasaran, maka para Guru Sekolah Minggu GKPI Rawamangun menjalin kerjasama dengan Jaringan Pelayanan Anak (JPA) yang memberikan materi retreat berupa modul ”Kotak Katik Injil”. Agar dapat menyampaikan materi ini kepada ASM, maka para GSM ini mengikuti pelatihan di Jaringan Pelayanan Anak sambil menyesuaikan dengan situasi dan kondisi SM GKPI Rawamangun.

Jadi Retreat SM GKPI Rawamangun diisi dengan modul ‘Kotak Katik Injil’ yang diikuti dengan Dinamika Kelompok, yang di dalamnya terdapat aktivitas dan permainan sebagai penerapan dari modul  “Kotak Katik Injil”.  Setiap sesi dibawakan oleh Guru Sekolah Minggu dengan diawali terlebih dahulu oleh Pdt. H. Gurning, M.Min., sebagai Pendeta Resort Khusus GKPI Rawamangun sebagai pembekalan bagi anak Sekolah Minggu.

2.    APAKAH MODUL : “ KOTAK KATIK INJIL” ITU ?

Kotak Katik Injil adalah salah satu metode mengabarkan Injil kepada anak-anak.  Kotak Katik Injil terdiri dari 4 kotak kubus yang digabungkan menjadi satu dan setiap sisinya berisi gambar yang menceritakan mengenai Injil. Simbol Kotak Katik Injil adalah :

Gambar 1: Kotak Injil Warna Kuning: ALLAH YANG HIDUP MENGASIHIKU  bercerita bahwa Tuhan Yesus, Allah yang hidup itu adalah Tuhan yang baik dan telah memberikan suatu hadiah kepada semua anak-anakNya, sebuah rumah yang kekal, yaitu Surga (digambarkan dengan warna Kuning, mengacu pada Wahyu 21:21).

  
Gambar 2: Kotak Injil Hati Berwarna Hitam: AKU DAN KAMU ADALAH ORANG BERDOSA berceritera meskipun semua manusia ingin tinggal di surga, ada sesuatu yang tidak boleh ada di surga, yaitu Dosa.  Hati yang Hitam menjelaskan bahwa hati semua orang kotor karena dosa. Setiap manusia telah berbuat dosa (Roma 3:23). Dosa menghalangi manusia untuk datang kepada Tuhan.  

 
Gambar 3: Kotak Injil Salib Berwarna Merah dan Kubur Kosong: YESUS KRISTUS TUHAN, MATI DI KAYU SALIB UNTUKKU, YESUSKU BANGKIT KEMBALI  berceritera bahwa Tuhan melakukan sesuatu supaya dosa manusia dihapuskan dan tidak dihukum karena dosa. Tuhan yang tinggal di surga rela turun ke dunia menjadi manusia, namaNya Tuhan Yesus. Tujuan utama Tuhan Yesus datang ke dunia adalah untuk mengampuni dosa. Warna Merah menggambarkan Darah Tuhan Yesus yang mengalir itulah yang sanggup menghapus semua dosa manusia (I Yohanes 1:7b).  

Gambar 4: Kotak Injil Bergambar Tangan Menerima Hadiah TUHAN YESUS JURUSELAMATKU DI HATIKU, berceritera bahwa setiap orang yang percaya menginginkan Tuhan Yesus untuk tinggal di dalam hatinya.  Sehingga hati yang yang tadinya kotor karena dosa telah menjadi bersih karena darah Tuhan Yesus telah menghapus dosamu dan tinggal di dalam hati. Efesus 2: 4-6; 8-10. Gambar ini dilambangkan dengan warna Putih.
 
Gambar 5: Kotak Injil Bergambar Hati Putih dan Alkitab : AKU BERTUMBUH SEBAGAI ANAK ALLAH berceritera anak harus bertumbuh yang digambarkan dengan warna Hijau.  Pada saat manusia menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, ia tidak langsung ke surga. Manusia diibaratkan seperti pohon yang baru tumbuh. Supaya pohon menjadi besar, maka perlu disiram, dipupuk dan dibersihkan seperti yang tertulis dalam II Petrus 3:18. Ini adalah inti dari seluruh Injil tersebut bahwa anak dapat bertumbuh di dalam Firman Tuhan dan menghasilkan buah.

 III.    PENYAMPAIAN MATERI

1.    Ibadah Pembukaan
Retreat ini dibuka dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. H. Gurning, M. Min, Pendeta Resort Khusus Jakarta Raya V sesuai subtema: “Aku dan Kamu Bertumbuh dalam Firman Tuhan dan Menghasilkan Buah” (2 Petrus 3:18). Pendeta menyampaikan bahwa sebagai anak Sekolah Minggu haruslah semakin bertumbuh. ”Jadi, kalau kita sekarang yang sudah mengikuti retreat ini, harus juga nantinya mengalami pertumbuhan,” kata Pak Pendeta. Kemudian Pak Pendeta memberikan contoh dengan bertanya, ”Misalnya, siapa di sini yang sudah bisa menyapu rumah atau siapa yang sudah bisa mencuci piring ? Angkat tangannya”. Beberapa anak sekolah minggu terlihat mengangkat tangannya, namun ada beberapa yang masih malu-malu mengangkat tangannya. Melihat hal tersebut Pak Pendeta berpesan, ”Nah, kalau begitu, setelah sepulangnya dari retreat ini, anak-anak sekolah minggu harus sudah bisa mulai untuk membantu, mulai dari menyapu atau mencuci piring. Supaya apa ? Supaya orangtua kita di rumah menjadi senang, bahwa setelah retreat ini ada perubahan yang dibawa, sehingga juga mengalami pertumbuhan”

2. Penyajian Materi
Sesi pertama ”Kuning” dipandu oleh Pnt. Kak Lamria M. br Hutagalung, SH, M.Min yang menceriterakan awal penciptaan dunia bahwa semua terlihat baik sampai akhirnya manusia jatuh ke dalam dosa. Namun, Yesus sangat mengasihi manusia ciptaanNya, sehingga Ia telah menyediakan rumah kekal bagi anak-anaknya yaitu Sorga yang digambarkan sebagai kota emas. Di sana tidak ada matahari, bulan atau bintang, tidak ada lagi airmata, tidak ada dosa atau maut, tidak ada lagi tangis. Kemudian ditegaskan bahwa untuk menuju ke sorga hanya ada jalan yaitu melalui Yesus.
Setelah penyampaian materi, anak sekolah minggu membentuk kelompok. Tugas dari kelompok adalah untuk menggambarkan bagaimana kehidupan di sorga dengan menggunting dan menempel gambar-gambar yang ada di dalam majalah. Anak-anak menggambarkan bahwa kehidupan di surga itu antara lain ”di sorga, udara nya segar” dengan menempelkan gambar pepohonan.

Sesi kedua ”Hitam” dipandu oleh Kak Natalia Risma br Panggabean, A.Md  yang menjelaskan apa dan bagaimana dosa. Dosa adalah tindakan manusia secara perorangan ataupun secara bersama-sama yang menyimpang dari kehendak dan hukum Allah.
 
Dalam sesi ini juga dijelaskan sejak kapan manusia sudah jatuh ke dalam dosa dengan dialog yang diperankan oleh anak sekolah minggu yaitu La Vita br Ompusunggu sebagai Tuhan, Laura br Sitanggang sebagai Hawa, dan Matthew Simanungkalit sebagai Adam.

Manusia yang dahulu diciptakan Tuhan amat baik, tetapi karena dosa menjadi tidak baik. Dosa berasal dari iblis yang membuat manusia menjadi menderita dan kesusahan di bumi dan membuat tidak bisa bersama dengan Tuhan di sorga.

Dalam kerja kelompok, setiap anak diminta untuk menuliskan perbuatan dosa apa yang pernah dilakukan untuk kemudian ditempelkan dalam karton hitam berbentuk hati. Hasilnya antara lain adalah mencontek, mencuri, berbohong, merusak rumah orang.

Sesi ketiga ”Merah” dipandu oleh Pnt. Kak Domdom Karolina br Nadeak, SKM, M.Kes yang menjelaskan perjalanan hidup dan pekerjaan Yesus selama di dunia sambil menunjukkan Salib sebagai lambang sebuah peristiwa besar yang terjadi di bukit Golgota. Yesus menderita, dicaci, dimaki, dicambuk, disalibkan dan mati di kayu salib untuk dosa-dosa kita. Penebusan dosa manusia hanya dapat dilakukan oleh Yesus yang suci. Yesus mati di kayu salib, dikuburkan dan bangkit pada hari ketiga menjadi inti Kekristenan.

Kemudian peserta dibagi dalam kelompok untuk membuat poster “Perjalanan Hidup dan Pekerjaan Yesus”.
 
Sesi keempat “Putih” dipandu oleh Kak Bontor Nur Bernadette br Simatupang, SKM yang menceriterakan bahwa ada satu hadiah istimewa yang diakui oleh semua orang percaya kepada Tuhan Yesus. Hadiah itu sudah disediakan yaitu hidup kekal di Rumah Bapa di sorga.

Kita telah mati namun diselamatkan dan diberikan tempat di sorga bersama-sama dengan Kristus. Oleh karena iman. Iman adalah percaya kepada Kristus sebagai Juruselamat yang mati, bangkit, dan naik ke sorga.

Saat ini kita sudah menerima kehidupan kekal dan menjadi warga kerajaan Sorga namun harus tetap diperjuangkan.

Pada sesi ini, setiap anak diajak untuk berdoa secara berantai dalam kelompok yang dipimpin oleh Guru Sekolah Minggu. Dalam doa itu setiap anak menyatakan bahwa Yesus adalah sebagai juruselamat pribadi dan menyampaikan ucapan syukur atas segala yang telah diberikan Tuhan kepadanya.

Sesi kelima ”Hijau” dipandu oleh Kak Destiny Conny Panggabean br Nadeak, S.Kom yang menjelaskan tentang bertumbuh. Bertumbuh artinya makin mengenal Tuhan Yesus, makin menyenangkan Tuhan Yesus. Makin tahu apa yang disukai oleh Tuhan Yesus. Bagaimana caranya ? Anak-anak yang percaya kepada Yesus harus taat dan setia melakukan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu harus membaca Alkitab. Kenapa Alkitab ? Karena semua yang diajarkan/diperintahkan Tuhan ada dalam Alkitab. Berdoa kepada Tuhan Yesus saja, dan bersekutu/belajar Firman Tuhan di rumah atau gereja. Anak-anak yang bertumbuh, berkembang dan menghasilkan buah, merekalah yang akan menjadi pewaris kerajaan Sorga. Karena mereka meneladani Yesus dalam setiap sikap, tingkah laku dan perbuatannya sehari-hari. Dan merekalah yang akan sampai ke rumah Bapa yang kekal di sorga.

Setelah itu, setiap anak diminta untuk menyusun jadwal dari hari Senin sampai dengan Minggu yang berisi nas Alkitab yang akan dibaca.

 3.    Membuat Kotak Katik Injil
Agar setiap anak selalu mengingat materi Retreat kali ini, maka setiap anak diajak bersama-sama untuk membuat Kotak Katik Injil. Setiap anak dibagikan 4 buah kubus dengan selembar kertas yang berisi gambar-gambar pokok materi retreat yang nantinya akan dirangkai menjadi Kotak Katik Injil.  

4. Lagu Tema
Retreat 2012 mempunyai lagu tema yang berjudul ”Anak-Anak Terang” yang berisi bahwa kita adalah anak terang yang mempunyai tugas memberi terang karena Tuhan telah menyelamatkan kita. Sebagai anak terang juga tidak suka berdusta, karena itulah yang diminta oleh Tuhan. Terang kita bisa di dalam rumah, di sekolah, di gereja dan di mana pun kita pergi.  Lagu tema inilah yang selalu dinyanyikan dalam setiap sesi untuk mengingatkan para peserta agar ingat sebagai anak Terang.

4.    Menggunakan Multimedia
Meskipun ruang pertemuan hanya berupa tenda peleton, ternyata para guru sekolah minggu memanfaatkan multimedia untuk mendukung penyampaian materi maupun pengumuman. Di sela-sela waktu istirahat, guru sekolah minggu menayangkan video-video dokumentasi sekolah minggu, memutar musik-musik pendukung, juga menayangkan hasil-hasil foto selama kegiatan berlangsung dengan menggunakan layar dan LCD Projector. Hal yang menarik, biasanya dalam olahraga pagi, menggunakan instruktur untuk mengadakan senam, namun pada retreat kali ini, video senam ditayangkan untuk memandu jalannya senam melalui layar.

IV.      
SARANA PENDUKUNG

1.    Kelengkapan Kepesertaan
Setiap anak yang mengikuti kegiatan retreat ini diberikan buku panduan dan nametag yang dipersiapkan khusus oleh para Guru Sekolah Minggu. Dipersiapkan khusus karena buku dan nametag yang diberikan didesain oleh GSM dengan menarik, bahkan di nametag masing-masing peserta tercantum nama lengkap dari setiap anak, sehingga memberikan kebanggaan tersendiri bagi anak sekolah minggu dan dijaga dengan baik agar tidak hilang. “Wah, buku dan nametag nya bagus ya kak,” kata Sharon br Silaban ketika menerima kelengkapan kepesertaan.

2.    Makan
Para Guru Sekolah Minggu telah memilihkan menu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam untuk para peserta dan anak sekolah minggu nampak lahap menyantap setiap menu yang disajikan, bahkan beberapa anak “nambah”. Untuk menjaga agar stamina dan kesehatan anak sekolah minggu tetap terjaga, maka setelah makan siang, setiap anak diberikan madu untuk diminum.

3.    Olahraga senam otak
Pada minggu pagi setelah Saat Teduh, seluruh anak sekolah minggu mengikuti olahraga pagi dengan mengikuti video yang ditayangkan di layar. Olahraga yang dilakukan adalah Senam Kesegaran Jasmani dan Senam Otak. Ya, Senam otak, senam ini merupakan senam yang masih belum diketahui oleh anak sekolah minggu, di mana senam ini untuk menjaga keseimbangan otak kanan dan otak kiri. Setiap anak antusias mengikuti senam otak ini dengan sibuk memperhatikan video dan melakukan kegiatan.

V.    KEGIATAN LAINNYA  

1.    Talent Show
Di akhir rangkaian kegiatan sebelum pulang ke Jakarta, setiap anak dibagi dalam beberapa kelompok. Tugas dari kelompok ini adalah untuk melakukan unjuk kebolehan di depan teman-teman yang lainnya. Spontan saja dalam waktu 45 menit yang diberikan, setiap kelompok berlatih keras agar pada saat pertunjukan nanti dapat memberikan hasil yang baik dan menarik karena talent show ini juga dinilai oleh para Guru Sekolah Minggu. Maka setiap kelompok pun tampil ke depan dan menunjukkan kebolehannya. Kelompok Nuel Tobing dkk menjadi juara I dalam Talent Show ini dengan membawakan lagu Kuberbahagia dengan iringan alat musik ukulele dan galon Aqua yang dimainkan oleh Adriel Tambunan. Juara II diraih oleh Sharon Silaban dkk yang menampilkan gerak dan lagu medley “Hari Ini Harinya Tuhan dan Happy Ya Ya Ya”. Bisuk Tambunan dkk menjadi juara III dengan membawakan gerak dan lagu “Seperti Mentega dengan Roti”. Sedangkan Erick Simanjuntak dkk menjadi Juara IV dengan gerak dan lagu ”Bunga-Bunga di Padang” dan kelompok Dimas Simanjuntak dkk menjadi juara V dengan gerak dan lagu ”Yesus Sayang Padaku”. Semua juara mendapatkan bingkisan.
 
2.    Permainan
Agar kegiatan masih tetap menarik dan bersemangat, maka pada malam harinya, para peserta diajak untuk bermain bersama yang dipandu oleh Kak Grace Fanny br Siringoringo. Nama permainannya adalah “Genggam Jempol”. Sekilas permainan ini terlihat mudah, hanya menarik atau mengatupkan tangan saja, namun harus sesuai dengan aba-aba. Apabila gerakannya salah atau tidak sama aba-aba, maka dianggap kalah. “GO....” itulah aba-aba yang harus diikuti dengan gerakan. Selain kata Go, maka tidak boleh ada pergerakan. Permainan ini spontan membuat seisi tenda penuh dengan riuh dan tawa karena serunya tiap peserta dalam bermain.

3.    Sesi Foto
 Agar para orangtua juga bisa mengetahui apa saja yang dikerjakan oleh anaknya, maka setiap kegiatan retreat ini juga difoto. Namun ada yang menarik di sini yaitu bahwa setiap anak harus memiliki foto personalnya, untuk nantinya dipajang di gereja. Pose/gaya yang ditampilkan oleh setiap anak pun bermacam-macam dan semua anak terlihat cantik dan tampan. Setelah difoto, maka foto-foto hasil bidikan Bang Ronald Goodwidya Panggabean ditayangkan melalui LCD Projector. Ada yang gembira melihat hasil fotonya, ada yang tersipu-sipu malu karena fotonya ditampilkan dan ada juga tepuk tangan karena melihat gaya/pose yang ditunjukkan oleh teman-temannya. Sesi foto bersama juga tidak kalah seru posenya mulai dari gaya formal sampai gaya loncat.

 
4.    Pemilihan Tenda Terbersih
Dalam retreat ini juga diadakan penilaian untuk tenda yang paling bersih dan rapi. Penilaian dilakukan oleh dr. Dermawan Silaban br Nadeak yang langsung memeriksa kebersihan dan kerapian di masing-masing tenda. Hasilnya adalah tenda yang ditempati oleh Gaby br Simorangkir dkk menjadi juara. Sebagai hadiahnya, maka setiap penghuni tenda itu mendapatkan Buku Komik Manga cerita tentang Mesias.

5.    Galeri Foto dan Hasil Karya

 
Seluruh hasil karya para peserta retreat dan foto-foto kegiatan maupun foto personal ditampilkan di Aula Serbaguna Lantai 1 gereja GKPI Rawamangun, sehingga seluruh warga jemaat dapat menikmatinya.

6.    Evaluasi, Kesan dan Pesan
    Untuk mengetahui penilaian, kesan dan pesan selama mengikuti Retreat ini, maka kepada setiap anak diberikan selembar kertas. Pada kertas ini setiap anak menuliskan kesan dan pesannya.
    Ternyata dari kesan dan pesan ini, Anak Sekolah Minggu menyatakan kepuasannya dengan mengungkapkan:
Sangat gembira, seru, mengasikkan dan itu masa yang sangat indah bersama kakak-kakak SM dan teman-teman SM; tambah pengetahuan tentang Yesus, aktivitas menarik, waktunya juga tepat saat liburan;
Berharap tahun depan, SM GKPI Rawamangun dapat melakukan retreat  dengan  waktu yang lebih lama, misal 3 hari 2 malam.
Kakak2 GSM enak ngajarinnya, makasih ya kakak-kakak sekolah minggu, sehat selalu. Karena selain belajar Firman, kita bisa bermain berkelompok, GBU; Sampai ketemu tahun depan.

(Seksi Sekolah Minggu GKPI Rawamangun/Ronald Goodwidya Panggabean, Guru Sekolah Minggu)

Source: Majalah suara GKPI Edisi September 2012
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Tidak Ada Pendeta Yang Ulang Tahun Pada Periode Bulan Ini Atau Bulan Depan!
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE WILAYAH I (MEDAN I, LANGKAT)
WILAYAH II (MEDAN II, DELI SERDANG) WILAYAH III (P.SIANTAR, SIMALUNGUN, TEBING TINGGI, SERGEI)
WILAYAH IV (DAIRI, TANAH KARO, ALAS, PAKPAK BARAT) WILAYAH V (ASAHAN, LABUHAN BATU)
WILAYAH VI (SILINDUNG, PAHAE, TAPSEL, TAPTENG) WILAYAH VII (HUMBANG, SAMOSIR, TOBA)
WILAYAH VIII (RIAU UTARA, RIAU SELATAN) WILAYAH IX (SUMATERA BAGIAN SELATAN)
WILAYAH X (KEPULAUAN RIAU) WILAYAH XI (JABODETABEK, JAWA, KALIMANTAN)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
31 Jan 2021
“Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar." (Lukas 4:37).
30 Jan 2021
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.”(Mazmur 91:14).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2021 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.