Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Berita Selengkapnya - Gereja Kristen Protestan Indonesia
28 Agt 2012
Awal Juni 2011 sampai awal juni 2012 adalah masa belajar bagi tiga puluh tiga orang katekisan di GKPI Siantar Kota. Dalam kurun waktu belajar satu tahun ada beberapa catatan yang perlu dikembangkan dan diperbaharui.
1. Proses Penyajian katekisasi dibuat sedemikian rupa sehingga menciptakan suasana dialog, percakapan bersama dalam iman. Pengajar dan katekisan belajar bersama- sama beranjak untuk mencari dan menemukan. Pengajar tidak berperan memutuskan untuk katekisan, melainkan menciptakan kondisi untuk memungkinkan katekisan untuk mengambil keputusan.

2. Katekisasi dilaksanakan sebagai proses pembentukan persekutuan dimana didalamnya hubungan kasih mengasihi, percaya mempercayai dan rekonsiliasi dihayati. Upaya untuk itu lazim dilakukan satu dengan yang lain berbagi pengalaman hidup. Pengalaman mana didiskusikan dan ditanggapi bersama. Upaya serupa itu dilakukan agar melalui kelompok terjalin persekutuan yang akrab antar anggota kelompok dan antar pengajar dengan yang diajar. Situasi atau suasana keterbukaan kelompok katekisasi, kejujuran dan keterbukaan dalam relasi, saling menerima merupakan ciri-ciri dasar hidup persekutuan yang mulai dibangun pada permulaan memasuki kehidupan jemaat.

3. Penggunaan Alkitab dalam katekisasi dengan cara "eksistensial". Dalam proses belajar, menjelajahi cerita atau suatu perikop Alkitab, dilanjutkan dengan menghadirkan makna cerita atau pesan Alkitab tersebut dalam konteks pengalaman masa kini disini. Pengalaman manusia dalam Alkitab dari zaman lama dibuat hadir dan berbicara kepada katekisan disini dan saat ini. Dengan cara demikian kita mengelakkan bentuk-bentuk hafalan yang hanya mekanis belaka.

4. Tentang kelompok
Kelompok katekisasi kali ini tergolong besar jumlah pesertanya, yakni tiga puluh tiga orang. Padahal agar para katekisan lebih saling mengenal secara baik dan mendalam dan pengajar dapat mengelola kelompok dengan baik maka sebaiknya kelompok yang ideal adalah antara 8 sampai 10 orang . Untuk mengatasi hal itu setiap orang dalam satu jam pelajaran diberi kesempatan berkomunikasi, untuk dapat berungkap  (berinteraksi) terhadap kelompok.

5. Peranan Majelis dan Jemaat
Usaha katekisasi tidak bisa diserahkan hanya kepada Pendeta atau pengajar. Ia harus merupakan urusan seluruh jemaat. Paling tidak pada pembukaan pelajaran, Majelis harus hadir dan menyambut kedalam persekutuan jemaat itu. Segala aspek kehidupan jemaat sudah harus mulai diinformasikan kepada kelompok ini. Majelis, badan-badan pelayanan jemaat perlu diikutsertakan dalam memberi informasi dan lebih mengenal orang-orang baru ini. Dengan demikian mereka setelah selesai katekisasi tidak memasuki dunia asing. Namun langkah ini belum di tempuh.

6. Rencana Pelajaran
Rencana pelajaran baik jangka pendek maupun jangka panjang disusun oleh pengajar. Padahal pandangan dan pendapat katekisan pun perlu diikutsertakan dalam menyusun jalannya pelajaran. Karena agenda pelajaran merupakan agenda guru dan peserta. Ini merupakan langkah yang perlu diupayakan kedepan.

7. Evaluasi
Evaluasi dilaksanakan seminggu sebelum katekisasi berakhir. Dalam evaluasi turut dihadiri para orangtua katekisan, pengajar. Katekisan diberi waktu untuk menyatakan perasaan dan pendapatnya tentang jalannya pelajaran, maknanya bagi dia, sikap kelompok, cara mengajar guru turut diminta pendapat kelompok Evaluasi ini menolong untuk mengetahui kegagalan dan keberhasilan untuk beranjak secara baru lagi.

8. Akhir Katekisasi.
Katekisan, mengaku percaya pada hari Minggu, 10 Juni 2012. Kebaktian saat mengaku percaya itu ditata sedemikian rupa sehingga saat mereka yang mengaku percaya merasakan terpadu dalam jemaat dan memahami bahwa saat itulah permulaan dari perjuangan iman dan akan mampu karena banyak orang yang mendukung dan dapat diandalkan.

Selamat memasuki persekutuan jemaat kepada mereka yang mengaku percaya pada kebaktian Minggu 10 luni 2012 yang lalu.

Pdt. S. Manurung

Source: Majalah Suara GKPI Edisi Agustus 2012
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Tidak Ada Pendeta Yang Ulang Tahun Pada Periode Bulan Ini Atau Bulan Depan!
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE WILAYAH I (MEDAN I, LANGKAT)
WILAYAH II (MEDAN II, DELI SERDANG) WILAYAH III (P.SIANTAR, SIMALUNGUN, TEBING TINGGI, SERGEI)
WILAYAH IV (DAIRI, TANAH KARO, ALAS, PAKPAK BARAT) WILAYAH V (ASAHAN, LABUHAN BATU)
WILAYAH VI (SILINDUNG, PAHAE, TAPSEL, TAPTENG) WILAYAH VII (HUMBANG, SAMOSIR, TOBA)
WILAYAH VIII (RIAU UTARA, RIAU SELATAN) WILAYAH IX (SUMATERA BAGIAN SELATAN)
WILAYAH X (KEPULAUAN RIAU) WILAYAH XI (JABODETABEK, JAWA, KALIMANTAN)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
21 Sep 2020
“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNyaselama Ia dekat” (Yesaya 55:6).
20 Sep 2020
“Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya” (Lukas 17:33).
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2020 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.