Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Berita Selengkapnya - Gereja Kristen Protestan Indonesia
04 Apr 2018
GKPI JK Sei Semayang melaksanakan dua kegiatan sekaligus dalam ibadah Minggu palmarum pada tgl 25 Maret 2018. Kegiatan tersebut adalah Ibadah Pelepasan para Vikar GKPI dan Pesta Penggalangan Dana Pembelihan lahan di Samping Gereja.   Ibadah ini diawali dengan prosesi yang mengambil tempat dari rumah keluarga W Hutabarat br. Tobing yang berada tepat di depan Gereja GKPI JK (Persiapan) Se Semayang. Barisan prosesi disambut oleh tari-tarian dari anak sekolah Minggu yang dilanjutkan dengan pengalungan bunga serta penyerahan bunga pangku. Barisan prosesi pun memasuki ruang ibadah.
Pelepasan Vikar GKPI 

GKPI telah melakukan seleksi penerimaan Vikar pada tgl 19-22 Februari di PA. Mamre. Vikar yang dinyatakan lulus sebanyak 13 orang yang diumumkan pada tgl 6 Maret 2018 yaitu:
Ade Trisna Hutabarat
Antonio Hutagalung
Arisda Tamelika Nainggolan
Dalton Manullang
David Parulian Saragih
Emma Ronauli Simbolon
Hidayat FH Pasaribu
Johanes Simanungkalit
Maston Silitonga
Novita Martaulina Siregar
Parinduan Tambunan
Tiarma Uli Sinambela
Tika Tri Astuti Sidabalok

Setelah pengumuman,  mereka menjalani masa pembinaan/orientasi di Kantor Sinode selama dua minggu tgl 12- 24 Maret 2018. Mereka diberi bekal tentang medan pelayanan di tengah-tengah GKPI, baik itu tentang Ajaran, Pelayanan dalam bidang Apostolat, Diakonat, Pastorat, pengenalan akan Tata Gereja dan Peraturan Rumah Tangga  serta pengenalan akan tugas-tugas kependetaan. Masa orientasi tersebut akan membuka pemahaman mereka akan pelayanan di tengah-tengah gereja. Pada tgl 25 Maret 2018 dilaksanakanlah ibadah pelepasan/pemberangkatan di GKPI JK (Persiapan) Sei Semayang. 

Acara pelepasan/pemberangkatan ini dilaksanakan usai khotbah. Pdt. Humala Lumbantobing, M.Th membacakan dan memanggil  Vikar yang akan diberangkatkan. Lalu Bishop bersama pendeta yang hadir berdiri di altar. Bishop pun menyampaikan bahwa pemberangkatan ini bukanlah penahbisan tetapi sebagai tanda awal mereka memasuki medan pelayanan. Masa vikar dijalankan selama tiga tahun dan ditempatkan di tiga tempat yang berbeda. Para Vikar akan ditempatkan diberbagai tempat ada di daerah penginjilan, di lembaga, di daerah perkotaan dan di daerah pedesaan. Selanjutnya Bishop mendoakan dan menyerahkan Surat Keputusan penempatan mereka.

Pesta Penggalangan Dana

GKPI Persiapan Jemaat Khusus Sei Semayang yang berada di Jl. Medan Binjai Km 13, 8 memiliki pekarangan yang sudah tidak mendukung lagi. Pada saat ini ada kesempatan kepada mereka untuk membeli tanah yang ada di samping kiri gereja yang luasnya hampir 700 m2.  Harga tanah tersebut Rp. 800 juta. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia P. Togatorop. P. Togatorop menyampaikan pemilik tanah tesebut hampir sering “mengganggu peribadahan” baik dengan cara membakar sampah saat ibadah, dan maupun membunyikan musik dengan keras. Kini Gereja memiliki kesempatan untuk memiliki tanah tersebut dengan cara membelinya.

Ibadah dilayani oleh bishop sebagai pembawa firman, sedangkan sebagai Liturgis adalah Pnt. RM. Hutabarat, Pdt. Abdul Hutauruk, Pdt. P. Manalu, Pdt. Raden Samosir, Pdt. Br. Hutagaol, Pdt. P. Purba.

Dalam khotbah Bishop menyampaikan pujian kepada GKPI Sei Semayang dalam upaya peningkatan sarana dan prasarananya. Gedung Gereja GKPI Semayang telah berdiri megah. Namun pekarangan gereja kinis seperti baju sempit yang membutuhkan perluasan lahan gereja. Saat ini ada kesempatan untuk membeli lahan di samping gereja. Bishop mengajak semua yang hadir untuk ambil bagian dalam pengumpulan dana.

Selanjutnya Bishop menyampaikan bahwa ada 16 Resort/Jemaat Khusus yang kosong. Itu sebabnya GKPI Sei Semayang dilayani oleh Korwil Pdt. P. Purba.  Kosongnya beberapa resort/Jemaat khusus disebabkan oleh  pemekaran resort. Tujuan dari pemekaran ini adalah agar pelayanan semakin maksimal agar pendeta dapat melayani dan mengunjungi jemaat, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik. Bishop mengingatkan agar kiranya pertentangan dan konflik di tengah gerejaNya boleh diminimalkan atau diredam. Upaya untuk meredam itu adalah perlu komunikasi dan pemahaman saling melengkapi yang satu dengan yang lain. 

Bishop menyampaikan para vikar yang akan memasuki medan pelayanan agar sedia untuk belajar dan dapat memahami luasnya pelayanan di tengah gereja. Pemberangkatan bukan penahbisan, tetapi pengutusan untuk melayani di tengah jemaat GKPI. Pelayanan harus diterangi oleh firman Tuhan. Firman Tuhanlah yang menggerakkan dan menuntun.

Selanjutnya Bishop menyampaikan landasan khotbah dari Wahyu 19:6-10. Yohanes dibuang ke pulau Patmos dengan harapan Firman yang menyatakan Yesus  Kristus raja di atas segala raja akan redup. Namun peristiwa pembuangan tersebut tidak dapat meredupkan firman Tuhan. Di dalam pembuangan tersebut Yohanes tetap menyampaikan rasa syukur dan berdoa. Walau dalam pembuangan, Tuhan memakainya sebagai pemberita kabar baikNya dengan memberi wahyu. 

Dalam hal ini, Bishop mengatakan bahwa setiap hal yang kita alami ini, Tuhan sedang menenun kita. Kesusahan, penderitaan, kesenangan tidak akan memisahkan kita dari Tuhan. 

Dalam wahyu ini, hubungan Tuhan dengan manusia digambarkan seperti hubungan Suami dan Istri dalam hubungan tersebut ada tantangan dan pergumulan. Mempelai perempuan adalah jemaat. Mempelai perempuan memakai kain lenan putih. Kain lenan putih adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus. Dalam menjelaskan perbuatan baik ini Bishop mengutip Matius 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Perbuatan baik tersebut adalah demi kemuliaan Tuhan. Perbuatan baik itu haruslah dinyatakan agar semua orang memuji Tuhan, bukan untuk kemuliaan kita. Bishop pun mengingatkan agar khotbah-khotbah di gereja menyuarakan sorga dan neraka. Hal ini harus diperdengarkan untuk menguatkan pengharapan kepada Tuhan. Saat ini kecenderungan khotbah adlah berbicara tentang hedonisme.

Setelah ibadah dilanjutkan dengan penggalangan dana di depan gedung gereja. Undangan dari gereja tetangga pun turut hadir demikian juga dari perseorangan. Acara pesta berjalan dengan baik dan seluruh jemaat turut berpartisipasi. Anak-anak Sekolah Minggu turut ambil bagian dengan manortor. Bishop dan jemaat ambil bagian memberi sumbangan kepada anak-anak Sekolah Minggu yang sedang manortor. Bishop  berkali-kali menyematkan ulos kepada tamu dan jemaat. Semua bersukacita memberikan sumbangan dalam penggalangan dana ini.  GKPI Pulau Brayan pun turut hadir. Bishop menyampaikan bahwa GKPI Pulau Brayan salah satu gereja yang berhasil memperluas pekarangannya. Salah satu jemaat yang hadir dari GKPI Pulau brayan mengatakan awalnya pekarangan GKPI Pulau Brayan itu hanya 8 x 23 meter namun saat ini 50 x 61 meter dengan dana yang terpakai hampir 4,5 milyar rupiah. Sumber dana mereka adalah dari pinjaman warga jemaat. 

Dalam ibadah ini  kelompok paduan suara yang ambil bagian yaitu  Koor Gabungan Gita Eklesia Gang Sado, Koor Ama Maduma, Koor PWKI Kecamatan Sunggal dan BKS Seksi Perempuan Wilayah I. (hum)
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Selamat Ulang Tahun kepada:
Jojor Siregar 25 Jun
Husor Sibuea 10 Jul
Asda Siboro 10 Jul
Nurhayati 18 Jul
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
24 Jun 2018
Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhiNya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikanNya di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematianNya untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapanNya.  (Kolose 1:21-22).
23 Jun 2018
“Berfirmanlah Allah: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”(Kejadian 1:26)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2018 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.