Cari Gereja Berdasarkan
No data available
Berita Selengkapnya - Gereja Kristen Protestan Indonesia
14 Agt 2016
Fokus pada penajaman keterampilan hubungan antarpribadi, lokakarya SYIS (Sharpening Your Interpersonal Skills) dilaksanakan pada tanggal 27-29 Juni 2016 yang lalu di Panti Asuhan Mamre Pematangsiantar. Peserta sebanyak 17 orang vikar GKPI angkatan tahun 2013. Lokakarya ini diberikan sebagai modal bagi para vikar GKPI untuk dapat membangun hubungan antarpribadi dengan baik, khususnya dalam konteks berjemaat. Sebelumnya, lokakarya SYIS ini memang sudah pernah diadakan di GKPI.
Dalam penyelenggaraan lokakarya ini, GKPI bekerja sama dengan International Training Partners (ITP) perwakilan Indonesia dengan para fasilitator, yaitu Bapak Murwidi Udi Narwono (perwakilan ITP Indonesia), Sum Hadyanto dari Yogyakarta, lalu John Hart Panggabean, Jabes Silaban, Pdt. WGP Tobing, Toyo Manurung dan Afnita Tobing dari Sumatera Utara. Semua fasilitator menekankan metode yang bersifat andragogi, yaitu pengajaran kepada orang dewasa sehingga peserta lebih partisipatif dan aktif berkontribusi. Metode andragogi yang membuka partisipasi luas bagi peserta, membuat peserta bebas menyampaikan ide/gagasan, cerita pengalaman dan pertanyaan tentang tema-tema yang diangkat. Selain itu, para fasilitator juga memberi contoh-contoh praktis dan simulasi kasus tentang topik-topik tersebut.

Mengawali lokakarya ini, Bishop GKPI Pdt. Oloan Pasaribu, M.Th menyampaikan dalam renungan ibadah pembuka bahwa tugas pendeta bukanlah tugas biasa, karena apa yang disampaikannya berkaitan dengan hidup kekal. Karena itu, para pendeta GKPI perlu komunikatif dan menjalin interaksi serta hubungan yang baik untuk menyampaikan pesan dengan baik sebagai gembala. Beliau sekaligus membuka lokakarya SYIS tersebut.

Dalam lokakarya tersebut disajikan 10 sesi yang berbeda, yaitu Sesi Perkenalan dan Pengantar Lokakarya, Perusak Hubungan, Mendengarkan dengan Kasih, Menimba Isi Hati, Menyampaikan Teguran dengan Baik, Menangani Konflik dengan Baik, Menolong Orang Menangani Konflik dengan Baik, Menolong Orang Berduka dengan Baik, Menjadi Pendorong Semangat, dan terakhir Integrasi dan Penutupan. Dari 18 topik dalam buku lokakarya tersebut, ada 9 topik yang belum diberikan dan dapat dilanjutkan di waktu yang akan datang.

Di awal lokakarya, peserta ditanyai tentang harapan apa yang diinginkan tercapai dalam lokakarya tersebut yang dalam sesi penutup sebagian besar harapan tersebut telah tercapai. Peserta juga dilatih untuk menggunakan mind-mapping (alat bantu pemetaan pikiran), membuat catatan-komitmen-tindak lanjut secara pribadi dan diasah secara simulatif untuk menerapkan praktik-praktik komunikasi antarpribadi yang efisien.

Dasar dan Praktik Kemampuan Hubungan Antarpribadi

Sebuah pertanyaan diajukan demikian, “Kenapa di tengah maraknya penggunaan media komunikasi, justru terjadi kesalahpahaman dan miskomunikasi?” Pertanyaan ini cukup mengejutkan. Namun, ternyata jawabannya begitu mendasar yaitu karena tidak ada kasih (Kol. 3:14). Peserta diingatkan bahwa manusia cenderung berpikir kualitas diri ditentukan oleh pengetahuan, tanda mujizat, nubuat, dll, padahal kualitas diri sebenarnya ditentukan oleh kasih (1Kor. 13:13). Kasih adalah dasar utarma dari keterampilan hubungan antarpribadi karena kasih adalah pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Kasih diterapkan dalam komunikasi yang baik. Itu sebabnya komunikasi yang baik merupakan dasar dari hubungan antarpribadi.

Dalam komunikasi antarpribadi, sadar atau tidak, komunikasi yang tidak baik merusak hubungan kita dengan orang lain. Tindakan-tindakan verbal dan nonverbal seperti memotong kalimat pembicara, menjawab telepon, dan bermain HP adalah bentuk perusak hubungan yang perlu diperbaiki. Kemampuan mendengarkan dengan kasih pun diperlukan, menyangkut seluruh hidup, sepenuh hati dan tubuh kita. Kita perlu mengenali pembicaraan teman bicara kita sehingga kita dapat membedakan tingkat pikiran atau perasaannya.

Istilah “gelembung” menjadi trend di kalangan peserta. Gelembung adalah gejala-gejala yang disampaikan oleh teman bicara baik secara verbal maupun non verbal tentang kondisi dirinya. Dengan menangkap sinyal tersebut, maka proses menimba hati dapat dilakukan.

Sesi-sesi yang lain juga sangat bermanfaat. Peserta dilatih untuk menyampaikan teguran dengan baik, tidak hanya kepada yang sederajat, tetapi juga kepada atasan atau yang lebih tua (yang cenderung lebih sulit). Dibutuhkan sikap, tindakan dan keterampilan yang baik jika ingin teguran efektif untuk membawa perubahan kepada orang tersebut. Peserta juga dilatih untuk menangani konflik dengan baik dan membantu orang menangani konflik dengan baik. Konflik dapat diselesaikan dimulai dengan doa dan kesadaran/niat untuk berdamai. Bukan dengan menyerang, melainkan mendiskusikan konflik tersebut dengan jujur dan mencari solusi bersama. Sebagai mediator pendamaian, kita harus rela berkorban demi kemuliaan Tuhan dengan keterampilan yang terus diasah. Keadaan jemaat yang tidak lepas dari konflik menjadikan sesi ini begitu penting.

Selain itu, peserta belajar untuk menolong orang berduka dengan benar. Kritik diberikan dalam penghiburan duka yang dilakukan oleh gereja yang cenderung bersifat formalistik. Seharusnya, penghiburan terhadap yang berduka dilakukan dengan pendampingan, tidak hanya di saat kejadian duka saja, tetapi berkelanjutan setelah kejadian tersebut. Orang berduka perlu ditolong bukan hanya supaya dia mengalami penghiburan, tetapi juga supaya dia tiba pada siklus pertumbuhan rohani. Peserta juga diharapkan dapat menjadi pendorong semangat bagi orang yang kurang bersemangat. Demikian, memuji orang penting dilakukan sesuai waktu dan konteksnya.

Penutup dan Rekomendasi Lokakarya

Setelah pelatihan SYIS, diberikan pula kesempatan kepada Institut Andar Sutan (IAS) GKPI melalui Bapak Saut Siahaan yang berbicara tentang Rencana Strategis GKPI 2015-2030 dan Bapak Pnt. Drs. Poltak H Lumbangaol membawa materi Public Speaking. Keseluruhan rangkaian pembinaan vikar ditutup dengan ibadah yang dipimpin oleh Bapak Pdt. Ro Sininta Hutabarat, M.Th yang dalam renungannya menekankan supaya peserta dapat menerapkan prinsip-prinsip yang telah didapat dari lokakarya tersebut.

Mengingat banyaknya pesan positip dari lokakarya SYIS yang didapatkan peserta, maka diharapkan lokakarya SYIS ini dapat diadakan kepada vikar, pendeta, penatua, bahkan warga jemaat di waktu yang akan datang. Berkenaan dengan pembinaan vikar, diharapkan kurikulum pembinaan vikar GKPI yang sistematis, berkala dan berjenjang dapat disusun ke depan. Kurikulum pembinaan vikar tersebut dapat mengintegrasikan bahan-bahan pembinaan dari SYIS maupun lembaga lain yang bermanfaat bagi pelayanan sebagai pendeta. Soli Deo gloria!
Source: SGKPI Edisi Agustus 2016
Kantor Pusat - GKPI
Jl. Kapt Sitorus No. 13
Pematang Siantar, Sumatera Utara
Telp (0622) 22664
Fax (0622) 433625
HP 081370021990
E-mail KANTOR SINODE GKPI
kantorpusat-gkpi@indo.net.id;
gkpi-pms@indo.net.id
E-mail. Web. infokom@gkpi.or.id
E-mail Majalah SUARA GKPI
           suaragkpi@yahoo.com
Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kalender Ulang Tahun
Tidak Ada Pendeta Yang Ulang Tahun Pada Periode Bulan Ini Atau Bulan Depan!
Gereja Kristen Protestan Indonesia
KANTOR SINODE Lembaga - Non Lembaga -Tugas Belajar - Diperbantukan dll
Koordinator Wilayah Wilayah I (Medan I, Langkat)
Wilayah II (Medan II, Deliserdang) Wilayah III (Simalungun- Tebing Tinggi Sergei)
Wilayah IV (Dairi- Tanah Karo) Wilayah V (Asahan, Labuhan Batu)
Wilayah VI (Silindung, Pahae, Tapsel, Tapteng) Wilayah VII (Humbang, Samosir, Toba)
Wilayah IX (Riau Utara, Riau Selatan) Wilayah VIII (Sumatera Bagian Selatan)
Wilayah X (Kepulauan Riau) Wilayah XI (Jabodetabek, Jawa-Kalimantan)
Video Galleri - GKPI
MARS GKPI
MARS GKPI Cipt. Bonar Gultom
PP GKPI Resort Khusus Kabanjahe
Mamre oh Mamre
GKPI TVRI 2/3
GKPI TVRI 3/3
GKPI TVRI 1/3
Renungan Hari Ini
27 Nov 2017
“Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.” (1 Samuel 2:2) 
26 Nov 2017
“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.” (Mazmur 95:6)
Online Support
Administrator Administrator
This text will be replaced by the flash music player.
copyright ©2017 Gereja Kristen Protestan Indonesia
all rights reserved.